Dokter Reisa Ingatkan Kamu Makin Semangat Rajin Cuci Tangan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 11 Juni 2020 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 481 2228487 dokter-reisa-ingatkan-kamu-makin-semangat-rajin-cuci-tangan-h9FsAIORR5.jpg Reisa Broto Asmoro. (Foto: Instagram/@reisabrotoasmoro)

KASUS positif corona di Indonesia masih terus bertambah. Meski hari ini total kasus positif cenderung menurun dibandingkan hari sebelumnya, namun angka penularan disinyalir masih terbilang tinggi.

Data terakhir yang dikeluarkan BNPB per hari ini, Kamis (11/6/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air kembali bertambah 979 kasus. Secara keseluruhan totalnya menjadi 35.295 kasus, di mana 12.636 diantaranya dinyatakan sembuh, dan 2.000 orang dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga: Habis Bepergian, Dokter Reisa Ingatkan Kalau Masuk Rumah Langsung Mandi Ya

reisa

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Pemerintah Penanganan COVID-19, Dokter Reisa Broto Asmoro kembali mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan di era transisi new normal. Antara lain dengan mencuci tangan secara rutin, menjaga jarak sosial, dan mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Adaptasi kebiasaan baru yang sering kita dengar mungkin akan berhasil apabila kita lakukan dengan disiplin. Hal ini sudah sering ditekankan berulang kali," kata Dokter Reisa dalam konferensi pers di BNPB, Kamis (11/6/2020).

Dalam kesempatan ini, Dokter Reisa mengajak masyarakat untuk terus melakukan kebiasaan cuci tangan yang rutin. Menurutnya, membiasakan diri untuk disiplin itu sangat mudah.

Misalnya dengan mencuci tangan sesering mungkin. Selalu cari tempat yang ada sabun dan air mengalir, kalau perlu gunakan dan bawa cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol.

"Protokol kesehatan yang harus sering dilakukan itu mencuci tangan yang baik dan benar. Karena lebih dari 1.000 jenis kuman, bakteri, virus, dan jamur dapat terbawa di tangan kita. Bagi teman-teman dokter dan para petugas kesehatan di rumah sakit, penelitian menunjukkan bahkan lebih besar lagi potensi mereka terpapar," tegasnya.

Bukan tanpa alasan, Dokter Reisa menjelaskan tangan tak hanya menjadi media penularan virus penyakit, tetapi juga ikut andil dalam mengontaminasi tubuh dengan gerakan yang seringkali tidak kita sadari.

"Dengan sering menyentuh atau memegang benda-benda yang ada di sekililing, itu bisa saja menularkan kita. Apalagi bila menyentuh mata, hidung, mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Maka dapat dipastikan bakteri virus kuman dan corona akan masuk ke dalam tubuh kita," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini