Ada Bayi Positif Corona, Dokter Reisa: Jangan Pegang kalau Bukan Orangtuanya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 20:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 481 2229165 ada-bayi-positif-corona-dokter-reisa-jangan-pegang-kalau-bukan-orangtuanya-SterOdA9ZM.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

BERKACA dari kasus bayi positif Covid-19 di Jawa Timur yang diduga tertular virus corona dari Orang Tanpa Gejala (OTG), Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro punya pesan khusus kepada masyarakat. Selama pandemi, dia meminta agar masyarakat menghentikan terlebih dahulu aktivitas jenguk-menjenguk di rumah sakit.

Dalam menyampaikan update Covid-19 Jumat (12/6/2020), Dokter Reisa sempat menjelaskan tentang kasus positif Covid yang dialami oleh seorang bayi berusia 28 hari asal Pamekasan, Jawa Timur. Diduga bahwa bayi tersebut tertular Covid-19 dari tetangga yang menjenguknya.

bayi

Baca Juga: Dokter Reisa Sebut Jepang Bisa Jadi Kiblat Hadapi Covid-19 di New Normal

"Kemarin kita sempat dihebohkan isu bayi yang positif Covid-19. Dia diduga tertular oleh penjenguk yang tentunya masuk dalam kategori OTG (Orang Tanpa Gejala). Jadi sebaiknya kita memang tidak memegang anak-anak kecil dan bayi, apalagi kita bukan orangtuanya," katanya, Jumat (12/6/2020).

Bukan tanpa alasan, sambung dia, selama ini rumah sakit memang diketahui sebagai salah satu tempat dengan tingkat risiko penularan Covid-19 yang cukup tinggi. Bahkan, tak hanya virus corona yang mengintai, seseorang juga bisa tertular berbagai virus pernyakit yang berbahaya.

Itulah sebabnya, pemerintah berulang kali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga jarak fisik atau physical distancing. Tujuannya adalah untuk meminimalisir risiko penularan. Terlebih saat ini banyak ditemukan kasus positif corona tanpa gejala.

"Menjaga jarak dan physical distancing itu sangat penting. Jadi sebaiknya tidak mengunjungi orang sakit atau mengunjungi orang-orang yang rentan tertular virus corona," pungkasnya di sela konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini