Bangun CSC, KKP Berharap Bali Bisa Punya Coral Park

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 13 Juni 2020 12:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 13 406 2229414 bangun-csc-kkp-berharap-bali-bisa-punya-coral-park-KPplvDm7G2.jpg Karang di Indonesia. (Foto: KKP)

MENTERI Kelautan dan Perikanan (MKP) Edhy Prabowo bersama Kemenkomar, LIPI dan ITDC juga sedang menggagas pendirian Coral Garden (Kebun Raya Karang) di perairan Nusa Dua Bali.

Pasalnya, Wilayah tersebut, memiliki potensi area seluas kurang lebih 204 Ha (telah dilaunching saat Indonesia Coral Reefs Garden (ICRG) 2018 oleh Menkomarves).

Menteri Edhy menjelaskan terumbu karang memiliki manfaat yang sangat besar dan beragam, baik manfaat langsung dan manfaat tidak langsung. Menurutnya terumbu karang bermanfaat sebagai habitat ikan dan biota lainnya, pariwisata bahari, dan lain-lain.

Menjawab hal itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) Aryo Hanggono menjelaskan bahwa Coral Stock Center (CSC) yang diresmikan di Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara bertujuan untuk menyediakan benih budidaya karang hias, benih kegiatan rehabilitasi karang.

terumbu karang

Dengan demikian, tempat ini dapat menjadi destinasi wisata bahari dan pusat pembelajaran karang. Pembentukan CSC telah diinisiasi oleh KKP sejak tahun 2015 melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar.

“KKP juga akan mendorong pemerintah daerah agar membuat coral park (taman karang) sebagai destinasi pariwisata bahari, sekaligus mendukung program desa wisata bahari (Dewi Bahari),” jelas dia dalam keterangan tertulisnya.

Aryo menambahkan, pemeliharaan dan pemanfaatan lokasi coral stock center pantai Malayang sendiri merupakan kolaborasi dari para pihak, di antaranya Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Mudung Family, KOMPAK Coral Lestari Malalayang, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Manado, Korem 131 Santiago, Kokima Diver Center dan Tridacna Diving Club Universitas Samratulangi.

“Semua ini membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, khususnya masyarakat sekitar sehingga ekosistem terumbu karang dapat terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan," ujarnya.

Oleh karena itu, dalam rangka melindungi, melestarikan, dan memanfaatkan sumberdaya karang secara berkelanjutan KKP telah menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi Karang Periode I 2017-2021.

Selain itu, KKP akan terus mengejar target luasan kawasan konservasi perairan hingga 32,5 juta hektare atau sebesar 10% dari luas perairan Indonesia pada tahun 2030 yang target konservasinya adalah karang.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini