Dokter Reisa Ingatkan Masyarakat Hindari Gunakan Telepon Genggam di Tempat Umum

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 14 Juni 2020 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 14 481 2229719 dokter-reisa-ingatkan-masyarakat-hindari-gunakan-telepon-genggam-di-tempat-umum-rYoX18B3Xs.jpg Dokter Reisa (Foto: Inst)

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) meminta agar para penumpang di Kereta Rel Listrik (KRL) tetap jaga jarak. Selain itu penumpang juga dilarang berbicara satu sama lain di dalam kereta.

"Larangan berbicara ini kita akan selalu kami sampaikan melalui announcer. Ada petugas keamanan di KRL yang mengingatkan para penumpang agar tak bicara," ujar VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba belum lama ini.

telepon genggam

Petugas, terang dia, akan selalu memantau para penumpang di dalam kereta untuk memastikan diterapkannya protokol kesehatan seperti physical distancing.

Sementara itu, Tim Komunikasi Publik, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan, protokol jaga jarak atau physical distancing dapat menurunkan risiko penularan Covid-19 hingga 85 persen.

Dia juga mengingatkan, virus corona ditularkan melalui droplet atau percikan air liur. Maka masyarakat harus tetap memakai masker saat harus keluar rumah, terutama apabila menggunakan layanan transportasi publik seperti KRL.

"Hindari menggunakan telepon genggam di tempat umum, terutama apabila berdesakan dengan orang lain dan tidak bisa menjaga jarak aman," ujar Dokter Reisa.

 Baca juga: Ganjar Pranowo Pamer Kemesraan, Netizen: Tanda-Tanda Mau Beli PS 5

"Hindari makan dan minum, ketika berada di dalam transportasi umum. Hal ini bertujuan untuk menghindari kontaminasi, apalagi kalau menggunakan tangan yang tidak bersih," pungkas Dokter Reisa.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini