Catat, Ini Kelebihan dan Kekurangan Sekolah Online yang Wajib Orangtua Tahu

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 17 Juni 2020 20:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 196 2231875 catat-ini-kelebihan-dan-kekurangan-sekolah-online-yang-wajib-orangtua-tahu-t4edBxvWbF.jpg Ilustrasi (Foto : Parenting)

Pandemi Covid-19 memaksa orang-orang untuk melakukan aktivitas dari dari rumah saja, termasuk siswa sekolah. Sejak terdapat kasus pertama Covid-19 di Indonesia, pemerintah mengambil langkah untuk mengadakan kegiatan belajar mengajar via online sehingga, guru dan murid berinteraksi via media sosial.

Pemberian dan pengumpulan tugas pun dilakukan secara online. Kendati demikian, adakah kelebihan yang akan didapatkan anak-anak ketika mereka bersekolah secara online?

Seorang psikolog Dokter Vera Itibiliana Hadiwidjojo mengatakan, anak yang melakukan sekolah online lebih mandiri dalam belajar atau mengerjakan tugas. Karena guru tidak dapat mendampingi anak secara langsung sewaktu anak belajar.

Anak Belajar Online

"Anak menjadi lebih mandiri dalam belajar/mengerjakan tugas karena tidak ada guru langsung yang mendampingi," ujar Vera ketika dihubungi Okezone pada Selasa 16 Juni 2020.

Selain itu, Vera melanjutkan, anak-anak yang belajar secara online menjadi paham teknologi. Terlebih dalam menggunakan layanan internet serta pemanfaatan aplikasi.

"Selain belajar materi yang diberikan oleh guru, anak-anak secara tidak langsung juga akan belajar teknologi. Baik dalam mengoperasikan laptop atau gadget, serta penggunaan aplikasi," tutur Vera.

Baca Juga : Adaptasi Kebiasaan Baru Jadi Tantangan Masyarakat di Era New Normal

Vera juga mengatakan, hubungan orangtua dengan anak juga menjadi lebih dekat. Pasalnya orangtua akan mendampingi sang anak sebagai pengganti guru di sekolah. Jam belajar juga bisa jadi lebih fleksibel. Karena tidak terikat aturan bel masuk atau pulang.

Di antara kelebihan yang ditawarkan, sekolah online juga memiliki beberapa kekurangan. Seperti terbatasnya sosialisasi. Sang anak hanya akan bertemu anggota keluarga, bukan teman-teman seusianya.

"Selain itu anak juga akan mengalami kesulitan yang bersifat praktek seperti olahraga, prakarya, atau musik," tambahnya. 

Belajar Online

Terlebih, sekolah online membuat durasi menggunakan gadget meningkat. Karenanya,  orangtua perlu mengawasi si kecil akan dampak negatif yang mungkin terjadi. "Durasi penggunaan gadget meningkat, sehingga perlu diwaspadai dampak negatif yang muncul," ungkapnya.

Sementara itu, jika guru di sekolah suka memberikan tugas kelompok guna meringankan beban siswa. Kini ddengan adanya sekolah online guru hanya akan memberikan tugas individu saja. Hal ini akan menambah beban kerja siswa yang dapat memicu timbulnya stres.

"Tugas mandiri jadi lebih banyak karena tidak ada kesempatan untuk mengerjakan bersama/kelompok seperti di kelas," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini