Cek Fakta, Benarkah Covid-19 Sebabkan Ibu Hamil Keguguran?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 481 2232296 cek-fakta-benarkah-covid-19-sebabkan-ibu-hamil-keguguran-W0fm6yOQ20.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Pasangan suami istri banyak yang khawatir hamil di tengah pandemi Covid-19. Alasannya karena akan direpotkan dengan protokol kesehatan, salah satunya pembatasan jumlah pasien.

Seperti yang dikhawatirkan Diana. Ia mengaku takut kalau harus rutin ke rumah sakit karena akan bertemu dengan banyak orang. Selain itu, proses persalinan pasti akan ribet banget.

"Aku takut aja kalau harus ketemu banyak orang apalagi di rumah sakit dan sedang hamil. Jadi, kayaknya lebih aman untuk tidak hamil dulu," terangnya saat diwawancarai Okezone, Kamis (18/6/2020).

Selain alasan tersebut, Diana pun memikirkan hal ekonomi. Tidak bisa dipungkiri, saat pandemi seperti sekarang pemasukan itu sedikit, tetapi pengeluaran akan sangat tidak menentu.

Ibu Hamil

Baca Juga : Alasan Dexamethasone Bisa Ampuh Sembuhkan Covid-19

Sama dengan Diana, Sari yang tengah hamil pun sejujurnya khawatir menjalani hamil sekarang. Bahkan, dia mesti pindah dokter kandungan karena adanya pembatasan jumlah pasien.

"Ya, mau nggak mau mesti pindah dokter karena dokter yang sebelumnya jadwalnya penuh banget. Tapi, di dokter baru ini saya bawa rekap pemeriksaan yang sudah dilakukan sebelum-sebelumnya," cerita Sari pada Okezone.

Selain permasalahan tersebut, ada juga anggapan di masyarakat kalau hamil di tengah pandemi akan mengancam nyawa si bayi di dalam janin.

Menjawab anggapan tersebut, Dokter Kandungan Primaya Hospital Karawang dr Fredy Lisnan, SpOG, menekankan kalau Covid-19 ini adalah virus baru yang masih terus-menerus dipelajari.

Terkait dengan kekhawatiran keguguran akibat terinfeksi Covid-19, dr Fredy menjelaskan kalau itu sejauh ini tidak benar. "Sampai saat ini, tidak ada bukti Covid-19 meningkatkan risiko keguguran janin," paparnya saat diwawancarai Okezone, Kamis (18/6/2020).

Ibu Hamil

Ia melanjutkan, juga berdasar data, baru sebuah kemungkinan (probable) ada transmisi virus dari ibu ke bayi saat kehamilan atau proses persalinan. "Namun, dari banyak laporan kasus, kebanyakan bayi dalam keadaan baik walaupun hasil tes Covid-19-nya positif," terang dr Fredy.

Sementara itu, kalau untuk efek terhadap tumbuh kembang bayi, dr Fredy menambahkan, belum ada cukup data untuk menyimpulkan jawabannya. "Sampai saat ini pun masih diobservasi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini