Ternyata Tidur di Tempat Gelap dan Dingin Bisa Turunkan Berat Badan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 22:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 612 2232586 ternyata-tidur-di-tempat-gelap-dan-dingin-bisa-turunkan-berat-badan-EKUlG2OdeO.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GUNA mendapatkan berat badan yang diinginkan kita memang harus menjaga pola makan dan giat berolahraga. Meski demikian, bukan cuma dua unsur itu yang harus terpenuhi, tapi juga istirahat cukup.

Tapi, tahukah Anda bahwa ada beberapa kebiasaan tidur yang ternyata membantu Anda menurunkan berat badan loh. Melansir thehealthsite, salah satu kebiasaan tersebut adalah mematikan lampu ketika tidur.

Sebuah studi dalam Journal of Pineal Research, menemukan adanya hubungan antara cahaya dengan pembakaran kalori.

tidur di tempat gelap

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology, subjek penelitian yang tidur di kamar paling gelap memiliki kemungkinan 21 persen lebih kecil untuk mengalami obesitas daripada mereka yang tidur di kamar terang.

Hal ini terjadi karena hormon melatonin yang diproduksi selama tidur dapat meningkatkan proses pembakaran lemak dan kalori dalam tubuh. Dan, hormon melatonin akan berproduksi dengan sempurna dalam keadaan yang gelap.

Selain itu, para ahli juga mengatakan bahwa untuk beristirahat dengan baik, maka kita harus tidur dalam suhu yang cukup dingin. Hal ini pun memiliki pengaruh terhadap usaha untuk menurunkan berat badan.

Oleh karenanya, dengan menurunkan suhu ruangan dapat membakar lebih banyak kalori. Tapi yang harus diperhatikan, penurunan suhu yang dimaksud bukanlah udara dingin yang ekstrem.

Tetapi, udara dengan suhu sekitar 19-25⁰C. Hal ini lantaran tubuh perlu menjaga agar suhu tubuh tetap hangat, dengan suhu badan normal berkisar pada 37⁰C. Dengan demikian, maka tubuh akan lebih banyak membakar kalori.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini