Fauzi Baadila Diminta Tak Diskreditkan Janda

Jum'at 19 Juni 2020 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 196 2232950 fauzi-baadila-diminta-tak-diskreditkan-janda-B2ZTnjZrim.jpg Fauzi Baadila (Foto: Okezone)

Rupanya postingan Fauzi Baadila di media sosial yang menaruh kata 'janda' sebagai kata teratas yang mengganggu hidupnya mengusik para perempuan yang tergabung dalam sebuah komunitas seperti Save Janda. Mereka menilai Fauzi telah mendiskreditkan perempuan yang sudah berstatus janda sebagai perempuan penggoda.

Praktisi Humas yang juga pendiri komunitas #SaveJanda Myrna Soeryo mengatakan, sebagai figur publik yang memiliki 419 ribu pengikut di Instagram, unggahan Fauzi itu bakal menciptakan stigma negatif terhadap kata 'janda'. Sebab, tidak semua janda berperilaku genit dan menggoda seperti unggahan Fauzi.

 

View this post on Instagram

Jaga & hargai diri anda sendiri 👍🏾 . terimakasih .

A post shared by fauzibaadilla (@fauzibaadilla__) on

"Sangat memprihatinkan jika seorang public figure menuliskan kalimat yang justru semakin menguatkan stigma negatif janda. Padahal janda hanya sebuah status yang bisa menimpa siapa saja seperti halnya duda," kata Myrna melalui keterangan tertulis.

Seperti dilansir dari Sindo News, Myrna menambahkan, berdasarkan data di mesin pencarian Google, dalam waktu hanya 0,49 detik, ada 31.800.000 pencarian untuk kata "janda".

"Suatu angka pencarian yang fantastis sehingga membuat banyak artikel di media daring menggunakan kata 'janda' sebagai judul artikel," lanjut Myrna.

Tak hanya itu, ujar Myrna, di dunia pemasaran juga banyak kata 'janda' dipakai hanya untuk mendatangkan pelanggan dan mengundang rasa ingin tahu orang pada produk ataupun jasa tertentu. Seperti beberapa usaha kuliner yang menulis kata 'janda' sebagai merek usaha, atau perusahaan properti yang pernah mencantumkan kata tersebut sebagai akronim hadiah-hadiah yang akan diberikan pengembang.

Lebih jauh Myrna mengatakan, kata janda genit, janda gatal, atau janda perebut laki orang, hanyalah sebagian kata yang kerap kita dengar mengenai status janda.

Padahal menurut Laporan Tahunan Mahkamah Agung (MA) 2019, terdapat 485.223 janda cerai baru. Hal ini berarti ada 485.223 janda yang bisa mendapat stigma negatif atas status baru mereka.

Sementara itu, banyak netizen yang menyayangkan sikap Fauzi Baadila dengan unggah Instagramnya itu.

"Jangan bilang ibu-ibu dong atau janda-janda...bilang saja mereka wanita yang kurang iman....janda dan ibu-ibu lainnya tersinggung dong dengan ucapan kayak gini...boleh marah tapi santun dengan tidak menyakiti hati ibu-ibu dan janda-janda yang tidak begitu," ujar @firoza_makm**

"Untung gue ga tertarik sama loe," kata @dewi_*****

Baca juga: Aturan Physical Distancing di Dalam Kereta Api, Traveler Wajib Tahu!

"😀 😀 😀 Emang masih laku bang," ujar @jeje_hidayat**

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini