5 Pilihan Minyak Goreng Sehat untuk Memasak

Sabrina Mulia Rhamadanty, Jurnalis · Jum'at 19 Juni 2020 08:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 298 2232679 5-pilihan-minyak-goreng-sehat-untuk-memasak-tJophlTdHZ.jpg Ilustrasi. (Boldsky)

MINYAK goreng merupakan bagian penting dalam hampir semua jenis masakan, serta membantu menciptakan rasa dan tekstur yang berbeda dalam makanan. Dari menumis, menggoreng hingga memanggang makanan, minyak goreng memiliki peran penting dalam berbagai metode memasak.

Minyak goreng juga memainkan peran penting dalam nutrisi ke tubuh manusia. Minyak goreng adalah sumber komposisi asam lemak yang baik yang memainkan peran penting dalam pencegahan penyakit, meningkatkan fungsi otak, membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia dan mencegah peradangan

Berikut adalah lima pilihan minyak goreng sehat yang bisa Anda gunakan untuk memasak, dilansir Okezone dari Boldsky, Jumat (19/6/2020).

Minyak zaitun

minyak

Minyak zaitun adalah bahan utama dalam masakan di kawasan Mediterania. Zaitun sangat kaya dengan senyawa fenolik dan mengandung sekitar 72,961 g asam lemak tak jenuh tunggal, 13,808 g asam lemak jenuh dan 10,523 g asam lemak tak jenuh ganda.

Konsumsi minyak zaitun, terutama minyak zaitun extra-virgin dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan kematian pada orang yang berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Minyak zaitun extra-virgin memiliki batas tingkat panas sebesar 191 derajat Celcius, yang dapat digunakan untuk menggoreng dalam waktu singkat.

Minyak canola

100 g minyak canola (Brassica napus) mengandung 7,14 g lemak jenuh, 64,29 g lemak tak jenuh tunggal dan 28,57 g lemak tak jenuh ganda.

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa minyak kanola dapat secara signifikan menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL (kolesterol jahat), meningkatkan vitamin E dan meningkatkan sensitivitas insulin dibandingkan sumber lemak makanan lainnya. Minyak canola memiliki titik panas tinggi, yang cocok untuk memasak makanan dalam panas tinggi.

Minyak jagung

Minyak jagung yang telah diolahan memiliki 59 persen lemak tak jenuh ganda, 24 persen lemak tak jenuh tunggal dan 13 persen lemak jenuh. Vitamin E yang tinggi melindungi minyak jagung dari bau tengik. Minyak jagung memiliki jumlah asam linoleat yang baik, yang merupakan asam lemak tak jenuh ganda yang meningkatkan kesehatan kulit dan membantu berfungsinya membran sel dan sistem kekebalan tubuh.

Konsumsi minyak jagung dapat membantu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) karena adanya asam lemak tak jenuh ganda. Minyak jagung juga memiliki titik panas tinggi dan dapat digunakan untuk menggoreng makanan.

Minyak kelapa

minyak

Minyak kelapa digunakan sebagai minyak nabati dalam industri makanan dan telah ada ulasan beragam tentang penggunaan minyak kelapa untuk memasak. Satu penelitian menunjukkan bahwa minyak kelapa tahan terhadap oksidasi dan polimerisasi, yang membuatnya menjadi minyak yang cocok untuk memasak. Minyak kelapa mentah memiliki titik panas rendah 177 derajat Celcius yang berarti sangat ideal untuk digunakan dalam menggoreng makanan yang singkat dan sekali pakai.

Minyak kelapa mengandung lemak jenuh tinggi yaitu sekitar 92 persen dan asam lemak jenis ini harus dikonsumsi dalam jumlah sedang karena penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lemak jenuh dalam kadar tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung

Penelitan lain yang dilakukan pada 32 peserta dalam kondisi sehat yang mengonsumsi 15 ml minyak kelapa murni setiap hari selama delapan minggu dikaitkan dengan peningkatan kolesterol HDL (kolesterol baik) yang lebih tinggi. Namun, studi lebih lanjut diperlukan di antara pasien dengan kadar kolesterol HDL rendah yang perlu meningkatkan kadar kolesterol HDL.

Minyak kelapa sawit

Menurut American Heart Association, minyak kelapa sawit mengandung lemak jenuh tinggi, yang hanya dikonsumsi dalam jumlah sedang. 100 g minyak kelapa sawit mengandung 49,3 g lemak jenuh, 37 g lemak tak jenuh tunggal dan 9,3 g lemak tak jenuh ganda.

Minyak bunga matahari
Minyak bunga matahari memiliki rasa netral dan berwarna terang. 100 g minyak bunga matahari memiliki 19,5 g asam lemak tak jenuh tunggal dan 65,7 g asam lemak tak jenuh ganda serta 10,3 g asam lemak jenuh.
Menurut sebuah penelitian, minyak bunga matahari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik). Minyak bunga matahari memiliki titik panas tinggi sehingga dapat digunakan dalam memasak di suhu minyak yang panas tinggi

Minyak bunga matahari

Minyak bunga matahari memiliki rasa netral dan berwarna terang. 100 g minyak bunga matahari memiliki 19,5 g asam lemak tak jenuh tunggal dan 65,7 g asam lemak tak jenuh ganda serta 10,3 g asam lemak jenuh.

Menurut sebuah penelitian, minyak bunga matahari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik). Minyak bunga matahari memiliki titik panas tinggi sehingga dapat digunakan dalam memasak di suhu minyak yang panas tinggi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini