Menguji Kebenaran Minum Air Hangat Bisa Selamatkan Nyawa dari Ancaman Penyakit?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 19 Juni 2020 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 481 2232732 menguji-kebenaran-minum-air-hangat-bisa-selamatkan-nyawa-dari-ancaman-penyakit-SdArVDu8Qj.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

PESAN berantai berisi informasi kesehatan kembali tersebar di pesan WhatsApp. Kali ini informasi yang beredar terkait dengan minum air hangat selamatkan nyawa.

Informasi tersebut menyatut nama dr Handrawan Nadesul yang diduga sebagai pembuat kabar itu. Salah satu isi dari pesan tersebut adalah menjelaskan manfaat luar biasa air hangat.

Tertulis di pesan itu, air hangat terbukti 100 persen efektif dalam menyelesaikan 18 masalah kesehatan, di antaranya migran, tekanan darah tinggi, asma, batuk, masalah perut, hingga nafsu makan buruk.

hoax

Setelah mendapatkan pesan ini, Okezone langsung mencoba cari tahu kebenarannya dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Indah Fitriani, SpPD. Menurut dia, pesan beranta itu menyesatkan. "Ini pesan sesat," tegasnya, Jumat (19/6/2020).

Lebih lanjut, dr Indah menerangkan bahwa sampai saat ini belum ada bukti kuat yang mengatakan minum air hangat terbukti 100 persen efektif menyembuhkan masalah kesehatan.

Selain itu, ia pun coba memberi perhatian pada pernyataan terkait air dingin yang berdampak buruk, seperti menutup 4 urat jantung, menyebabkan kanker, dan masalah lainnya. "Semua informasi ini tidak ada buktinya. Saya tegaskan, bukan minum air dingin yang menyebabkan masalah kesehatan itu," ungkapnya.

Dalam pesan berantai itu pun diterangkan soal kanker yang bisa disembuhkan dengan rutin mengonsumsi air hangat selama 9 bulan.

Membahas pernyataan itu, Dokter Indah berpesan pada masyarakat agar tidak mengikuti pesan tersebut. Sebab, kalau diikuti akan berbahaya bagi kesehatan tubuh.

"Ambil satu kasusnya saja, ada penderita kanker yang menghentikan semua pengobatan yang berjalan dan hanya mengikuti saran minum air hangat saja selama 9 bulan, fatal sekali akibatnya. Saran saya abaikan pesan ini," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini