Apakah Aman Sunat Anak di Masa Pandemi Covid-19?

Sindonews, Jurnalis · Jum'at 19 Juni 2020 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 481 2233157 apakah-aman-sunat-anak-di-masa-pandemi-covid-19-ScEfUlyAOs.jpg Ilustrasi (Foto : Medicalnewstoday)

Pandemi Covid-19 memengaruhi aktivitas masyarakat, salah satunya perihal khitan atau sunat. Khawatir tertular, rencana sunat pada anak menjadi tertunda.

Padahal, pada kondisi tertentu anak harus disunat, misalnya fimosis. Ini adalah kondisi penyempitan ujung kulit depan penis atau bagian kulup yang tak bisa ditarik ke belakang.

Dikutip dari Sindonews.com, Kasus fimosis boleh dibilang tidak sedikit. Setidaknya ada sekira 40%. Dari 10 anak laki-laki diperkirakan lahir empat anak dengan masalah fimosis.

"Jangan anggap sepele penyakit ini. Fimosis menyebabkan bagian kulit penis mudah kotor dan akhirnya terinfeksi. Lama-kelamaan akhirnya terjadilah infeksi saluran kemih. Kalau anak sering garuk penisnya, pasti ada fimosis," kata dr. Encep Wahyudan, Praktisi Khitan Rumah Sunat dr. Mahdian dalam Webinar "Sunat di Rumah di Era New Normal" pada Kamis (18/6).

Di samping faktor kesehatan, memenuhi kewajiban agama merupakan hal utama melakukan sunat. Layanan sunat di rumah bisa menjadi solusi pada masa pandemi saat ini.

Sunat

Meski demikian, dr. Encep menyarankan agar masyarakat hati-hati memilih klinik atau dokter sunat. Pilihlah klinik atau dokter sunat yang benar-benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar dapat menghindari penularan COVID-19, mengingat anak merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit ini.

Protokol kesehatan yang dimaksud di antaranya penggunaan alat pelindung diri bagi tim medis, penggunaan alat yang steril dan sekali pakai, serta pengukuran suhu tubuh.

"Juga harus dipastikan kondisi sehat, tidak demam, tidak sedang batuk atau pilek tidak hanya untuk anak yang mau disunat, tetapi juga dokter yang akan melayani sunat. Dua-duanya harus dipastikan sehat,” imbuh dr. Encep.

Baca Juga : Gemasnya Maternity Shoot Asmirandah dan Jonas Rivanno Bertema Pop Art Ceria

Sementara itu Head of Product Marketing & Sales Rumah Sunat dr. Mahdian Tien Winarko mengatakan, untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan sunat, pihaknya menjalin kerjasama dengan Klinik Kimia Farma guna memberikan layanan sunat di rumah.

"Kerjasama ini sebenarnya sudah dilakukan sejak Februari lalu, tapi makin ditingkatkan seiring pandemi COVID-19," ujar Tien.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini