Hari Ayah Sedunia, Driver Ojol Tetap Selesaikan Orderan Meski Motornya Dicuri

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 22 Juni 2020 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 196 2234271 hari-ayah-sedunia-driver-ojol-tetap-selesaikan-orderan-meski-motornya-dicuri-CJktECwzEH.jpg Driver ojol (Foto: Okezone)

Menjadi tulang punggung keluarga adalah tugas utama seorang suami di rumah. Begitu juga yang diemban Anton, driver ojol ini mengandalkan pekerjaannya itu untuk menghidupi istri dan anaknya.

Tapi, apa jadinya kalau motor yang menjadi tumpuan pekerjaannya hilang? Bagaimana Anton bisa kembali memberi nafkah untuk keluarganya?

Kejadian nahas itu terjadi sekitar bulan Mei tahun lalu. Ia yang kala itu tengah mendapat orderan di restoran makanan Jepang di daerah Kelapa Gading, tak terpikirkan kalau akan kehilangan motornya.

 Ojol

Seperti biasa Anton memarkirkan motornya di tempat biasa driver ojol lain meletakkan motornya. Ia pun menuju restoran untuk memesankan makanan sesuai orderan pelanggannya.

Sampai akhirnya ia bersiap membawa makanan yang dipesan pelanggannya, ia tersadar kalau motornya sudah raib dibawa pencuri. Di tempat ia meletakkan motor, hanya terlihat helm yang ditinggalkan si pencuri.

Karena masih memiliki tanggung jawab dengan pelanggannya, Anton pun menuju daerah Sunter untuk mengantar makanan. Dibantu rekan driver ojol lain, Anton menuju lokasi pengantaran. Selama perjalanan, pikirannya tak tenang tapi tanggung jawab mengantar pesanan tetap harus dijalani.

"Saya punya tanggung jawab sama kerjaan saya sebagai ojol. Saya bisa menghidupi keluarga dari sini. Jadi, order yang saya dapat harus saya selesaikan walau ada risikonya," kata Anton, dikutip dari laman Kitabisa.com.

Berkat sikap tanggung jawab Anton yang begitu besar, seorang pengguna Kitabisa menggalangkan dana untuk biaya pendidikan anaknya yang tersendat akibat Anton tak memiliki pekerjaan lagi. Dana yang digalang pun dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Anton.

Baca juga: HUT DKI Jakarta, Cerita Warga Kenang Tempat Pacaran di Ibu Kota

Luar biasanya, berdasar laporan Kitabisa, dalam sehari ribuan orang baik memberikan donasi untuk Anton. Bahkan, pihak penyedia jasa ojek online yang mempekerjakan Anton memberikan hadiah berupa sepeda motor sebagai bentuk penghargaan atas tanggung jawab Anton terhadap pekerjaannya.

Informasi di sana juga menjelaskan kalau Anton dan keluarganya bisa mudik Lebaran 2019 ke Indramayu. Padahal, menurut penuturan Anton, dia dan keluarga sudah lama sekali tak pulang kampung karena keterbatasan biaya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini