Dokter Reisa Jelaskan 7 Protokol Kesehatan di Mal dan Tempat Umum

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 22 Juni 2020 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 481 2234358 dokter-reisa-jelaskan-7-protokol-kesehatan-di-mal-dan-tempat-umum-mUqdGsDQ8A.jpg Dokter Reisa Broto Asmoro (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)

Kemenkes Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) telah mengeluarkan aturan mengenai protokol kesehatan bagi masyarakat yang berkumpul di tempat umum agara terhindari dari virus corona Covid-19. Tempat umum yang dimaksud seperti mal, pertokoan dan sejenisnya.

Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan panduan tersebut tertuang dalam keputusan Menteri Kesehatan no 382 tahun 2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum yang di keluarkan pada 19 Juni 2020. Beberapa informasi penting tersebut adalah

Dokter Reisa

1. Membatasi jumlah pengunjung yang masuk dan membatasi jumlah pedagang yang beroperasi. Mengatur jarak etalase serta mengatur jam operasional jam buka dan tutupnya mall.

2. Melakukan pemeriksaan tubuh di semua pintu masuk pusat perbelanjaan. Jika ditemukan pekerja atau pengunjung di atas suhu 37,3 derajat celcius maka pengunjung tidak diperkenankan masuk. Jika pengunjung tidak mengenakan masker, maka tidak diperkenankan masuk juga.

Baca Juga : Catat, Jam-Jam Ini Nyamuk DBD Sering Gigit Anak!

Petugas pemeriksa suhu menggunakan masker dan pelindung wajah (faces hield) dan selama pemeriksaan suhu, petugas tersebut didampingi oleh petugas keamanan.

3. Mengatur jarak saat mengantre dengan memberi penanda di lantai minimal satu meter seperti di pintu masuk, kasir, lift, eskalator, dan membatasi jumlah orang yang masuk ke dalam lift dengan membuat penanda pada lantai lift. Pengaturan jarak minimal satu meter di tangga dan escalator

4. Mengatur moda transportasi untuk mencegah terjadinya kerumunan dan mengoptimalkan ruang terbuka serta agar tidak terjadi kerumunan. Pengelola juga diminta memberikan informasi tentang larangan masuk bagi pekerja dan pengunjung yang mengalami gejala: demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak napas atau memiliki riwayat kontak dengan orang yang terkena Covid-19.

5. Pembersihan dan desinfeksi secara berkala harus dilakukan di mal atau shoping center tersebut, paling sedikit tiga kali dalam sehari. Pembersihan diutamakan pada area yang digunakan bersama seperti pegangan pintu dan tangga, tombol lift, pintu toilet dan fasilitas umum lainnya.

6. Ruangan khusus, pos kesehatan untuk penangangan pertama tetap difungsikan lebih aktif lagi agara pekerja, pedagang, atau pengunjung yang mengalami gangguan kesehatan di pusat perbelanjaan, mall ataupun pertokoan dapat langsung di tangani.

7. Sosialisasi seluruh pekerja dan pengunjung tentang pencegahan penularan Covid-19 harus digencarkan. Hal itu dapat dilakukan dengan dipasang spanduk, poster, banner, melalui Whatsapp atau sms blast, melalui pengeras suara, dll.

Adapun materi yang diberikan wajib menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan juga menjaga jarak minimal satu meter.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini