Belum Dapat Izin Pemprov Bali, Pantai Melasti Dibuka Terapkan Pengawasan Maksimal

Bagus Alit, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 17:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 26 406 2236918 belum-dapat-izin-pemprov-bali-pantai-melasti-dibuka-terapkan-pengawasan-maksimal-iIiz6T9enn.jpg Pantai Melasti. (Foto: Instagram)

MESKI belum mengantongi izin Pemprov Bali maupun Pemkab Badung, pantai Melasti di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, menjadi obyek wisata pertama di Bali yang secara resmi di buka untuk umum. Pantai tersebut, ditutup sejak pertengahan Maret 2020 lalu, karena pandemi Covid-19.

Pembukaan pun dimanfaatkan pihak pengelola untuk mengujicoba pelaksanaan protokol kesehatan menuju penerapan normal baru di bidang pariwisata. Persiapan menuju kenormalan baru di bidang pariwisata mulai di uji coba pengelola destinasi wisata pantai Melasti, ungasan, kuta selatan, Badung, Bali.

Meski Pemprov Bali baru merancang pembukaan sektor pariwisata pada 9 juli 2020 mendatang, pihak pengelola sudah lebih awal membuka destinasinya untuk umum. Berdasarkan pantauan, mengantisipasi penyebaran covid-19, pihak pengelola menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

Setiap wisatawan yang datang, dilakukan pemeriksaan secara ketat dengan mengukur suhu tubuh, mengecek menggunakan masker, serta membuat jaga jarak aman saat berada di pantai dengan mengatur jarak kursi pantai. Dari ratusan wisatawan yang datang, masih didominasi oleh wisatawan mancanegara yang selama masa pandemi memilih menetap di Bali, setelah negaranya memberlakukan lockdown.

Selain menikmati keindahan tebing, sebagian besar wisatawan mancanegara umumnya memilih menghabiskan waktu dengan berjemur di pinggir pantai, sedangkan sebagian lainnya memilih bersantai di beach club yang lokasinya masih di area pantai Melasti.

Bendesa adat ungasan I Wayan Disel Astawa menjelaskan pembukaan pantai Melasti baru tahap uji coba sekaligus mempraktekkan penerapan protokol kesehatan covid-19. Selama uji coba, pengunjung tak dipungut retribusi tiket masuk sampai 30 Juni 2020.

Meski pembukaan destinasi wisata ini belum mengantongi izin dari Pemprov Bali maupun Pemkab Badung, Disel Astawa berkilah pembukaan objek wisata pantai Melasti ini dilakukan berdasarkan surat edaran Bupati Badung nomor 259 tahun 2020 tentang panduan stakeholder pariwisata di kabupaten Badung menuju new normal tourism.

Selain mengujicoba penerapan protokol kesehatan, pembukaan lebih awal pantai Melasti juga mempertimbangkan regulasi perekonomian karena sebagian besar masyarakat adat mencari nafkah di kawasan pantai Melasti.

Selain penerapan protokol kesehatan, pihak pengelola juga membuat bak cuci tangan yang tersebar pada puluhan titik serta memasang Baliho pencegahan Covid 19 di sejumlah tempat strategis di sekitar pantai Melasti.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini