Tips Memilih Baju Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19

INews.id, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 18:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 29 194 2238357 tips-memilih-baju-pernikahan-di-tengah-pandemi-covid-19-3EstpD9PSp.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERNIKAHAN memang menjadi momen paling indah yang pernah dilalui seseorang. Banyak orang berharap hanya melewati momen itu sekali saja, karenanya mereka pun mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi pernikahan ini.

Bagi calon pengantin perempuan, salah satu yang menjadi concer adalah pemilihan baju pengantin. Bagi mereka yang menggunakan pernikahan internasional mungkin gaun pengantin, nah bagi mereka yang menggunakan adat, salah satu pilihannya adalah kebaya.

Kebaya menjadi unsur yang penting dalam pernikahan, terutama untuk mempelai perempuan. Sebagian besar perempuan ingin tampil sempurna di hari spesialnya yang sakral.

Kebaya juga tetap menjadi unsur penting meskipun memilih untuk menikah di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19). Sehingga perlu pertimbangan matang sebelum memilih kebaya untuk menikah. Dalam memilih kebaya pernikahan, ada beberapa unsur yang perlu dipenuhi agar tampak lebih sempurna.

Baca Juga: Mau Nikah di Tengah Pandemi Covid-19? Ini Tips Pilih Kebaya ala Desainer Ferry Sunarto

“Dalam memilih kebaya, perhatikan bahwa setiap wanita punya anatomi yang berbeda-berbeda. Itu yang paling penting, sehingga kita tahu bagaimana caranya menyiasati bentuk tubuh atau menciptakan optical illusion,” kata perancang busana Ferry Sunarto seperti dilansir dari iNews.

Selain memilih kebaya yang tepat berdasarkan anatomi tubuh, pertimbangan lain ada di tiga hal atau disebut 3C. “Kita menyebutnya 3C, yaitu color, cutting, dan cloth (warna, potongan, dan bahan),” ujarnya.

Dia mengatakan, di masa transisi menuju new normal, biasanya kebaya atau gaun yang dipilih adalah warna putih. Namun kali ini, dia menyarankan warna-warna lembut yang dapat memberikan sentuhan lain dalam pernikahan.

“Disarankan pilih yang agak berwarna, bisa powdery color yang lebih bernuansa romantic, pastel, saat akad nikah atau pemberkatan. Bisa juga warna pink, buttercolor, dan sebagainya. Lalu, cutting-nya juga usahakan bikin kebaya yang praktis tetapi nyaman,” ucapnya.

Kemudian untuk bahan dan proses fitting, di masa pandemi seperti sekarang dapat dilakukan melalui video call atau virtual.

“Kalau di butik kami juga bisa datang ke lokasi, dengan appointment terlebih dahulu. Lalu nanti tamu akan diminta lepas alas kaki, lalu kami siapkan face shield, begitu juga seluruh tim kami, semua menerapkan protokol kesehatan, pakai face shield, glasses dan gloves. Kemudian meteran yang digunakan juga baru,” ujarnya.

Untuk mempersiapkan busana pernikahan, sambung dia, waktu yang tepat adalah empat atau minimal tiga bulan sebelum hari pernikahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini