Punya Tradisi Makan Bajamba, Alasan William Wongso Ajak Gordon Ramsay ke Sumbar

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 23:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 298 2238435 punya-tradisi-makan-bajamba-alasan-william-wongso-ajak-gordon-ramsay-ke-sumbar-ZZQzfj0sBa.jpg Gordon Ramsay dan William Wongso. (Foto: National Geographic)

WILLIAM Wongso mendapatkan perhatian karena dirinya menantang Gordon Ramsay memasak rendang. Secara terang-terangan, William Wongso juga membeberkan alasan memilih Sumatera Barat sebagai lokasi syutingnya bersama koki selebriti asal Inggris itu.

Ya, bersama Gordon Ramsay, pakar kuliner Nusantara itu baru saja tampil dalam program televisi Gordon Ramsay: Uncharted Season 2 episode Sumatra's Stunning Highlands.

William Wongso mengaku sengaja memilih Sumatera Barat sebagai lokasi syuting karena beberapa alasan. Pertama, dia ingin mempromosikan sesuatu yang sudah familiar bagi orang Indonesia.

gordon

Bila berbicara kuliner, popularitas makanan khas Minang memang sudah sangat populer di seluruh penjuru Nusantara. Hal ini tidak terlepas dari tradisi merantau yang dilakukan oleh orang Minang.

"Mereka kan punya tradisi merantau. Dan di tempat tujuannya itu, orang Minang selalu mengenalkan kuliner mereka. Coba lihat saja masakan khas Minang pasti ada di seluruh daerah di Indonesia," ungkapnya.

Menurut William Wongso, rendang yang selama ini menjadi kuliner andalan Sumatera Barat, juga sempat dinobatkan sebagai makanan terlezat di dunia. Setidaknya masyarakat internasional sudah memiliki gambaran seperti apa keunikan kuliner Indonesia.

Namun yang terpenting, kata William, budaya atau kultur di Sumatera Barat itu sangat cocok dengan tema program yang diusung Ramsay.

"Mereka itu ingin menonjolkan dari sisi kearifan lokal. Dan Sumatera Barat adalah tempat yang tepat. Di sini hanyak budaya dan tradisi yang menarik untuk dikulik. Terutama budaya makannya atau dikenal dengan istilah makan bajamba," kata William.

Dari hasil diskusi yang cukup panjang, maka dipilihlah Sumatera Barat sebagai lokasi syuting. Proses syutingnya sendiri tidak memakan waktu yang panjang, hanya empat hari saja.

Namun untuk keperluan pengambilan gambar (stock shoot), tim Ramsay sudah melalukan sejak Oktober 2019.

"Saya baru syuting dengan Ramsay itu awal tahun 2020, kalau tidak salah dari tanggal 19-22 Januari. Kami syuting benar-benar natural, mengalir begitu saja. Dia aslinya sangat ramah dan bersahaja," kata William.

"Saya juga sempat memberikan arahan dan masukkan kepada tim, seperti apa scene opening yang bagus, karena kebetulan saya sempat berkecimpung di dunia film. Maka dipilihlah adegan makan bajamba sebagai pembuka, dan itu benar-benar menarik banget," timpalnya.

William pun berharap ke depannya akan banyak warga asing yang tertarik untuk mengulas keunikan kuliner Nusantara. Terlebih setelah melihat aksinya bersama Gordon Ramsay.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini