Asyiknya Mengunjungi Anak-Anak Penyu di Pusat Penangkaran di Gili Meno

Dada Sathilla, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 12:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 406 2238078 asyiknya-mengunjungi-anak-anak-penyu-di-pusat-penangkaran-di-gili-meno-02XSPqzcHQ.jpg Anak penyu (Foto: Pinterest)

Bukan tanpa alasan bila 3 Gili di Nusa Tenggara Barat dijuluki sebagai turtles capital of the world. Penyu memang sering terlihat berenang disekitar pulau-pulau tersebut.

Agar populasinya tetap terjaga, warga setempat membantu menangkarkan dan melindungi telur dan anak penyu sebelum kembali dilepas ke lautan. Wisatawan pun bisa ikut mengunjungi turtle sanctuary sambil berdonasi.

Saat liburan ke Gili Meno, salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi adalah pusat penangkaran dan penetasan telur penyu. Tak cuma menarik, kegiatan ini juga sekaligus sebagai sarana edukasi bagi turis dewasa dan anak-anak akan pentingnya melestarikan populasi penyu.

 penangkaran penyu

Di pusat penangkaran penyu, telur penyu dirawat hingga menetas. Setelah menetas, anak penyu ditempatkan ke dalam kolam berukuran 1x1 meter. Ada 4 kolam penyu dimana masing-masing berisi belasan anak penyu. Anak penyu dirawat selama 9-12 bulan hingga tiba waktunya dilepas ke laut.

Untuk mendukung progam ini kamu bisa ikut berdonasi sebesar Rp150.000 per orang. Kamu pun akan diberi kesempatan untuk melepaskan anak penyu kembali ke lautan. Donasi digunakan untuk memberi makan dan mengobati para penyu. Seru banget!

Baca juga: Diet Turunkan Berat Badan? Begini 4 Cara Kurangi Porsi Makan

Selain di pusat penangkaran penyu di Gili Meno, kamu juga bisa melihat penyu dari dekat dengan snorkeling dan diving di Gili Meno Wall. Di titik ini penyu-penyu kerap terlihat berenang dari pagi hingga sore. Jangan lupa jaga jarak ya, karena penyelam dilarang menyentuh penyu.

(DRM)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini