Kembalikan Kepercayaan Wisatawan, Kunci Sukses Pemulihan Sektor Pariwisata

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 13:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 406 2238118 kembalikan-kepercayaan-wisatawan-kunci-sukses-pemulihan-sektor-pariwisata-7bHXb0RLQJ.jpg Bali menyambut wisatawan (Foto: Kemenparekraf)

Seluruh pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air harus dapat berkolaborasi dan saling mendukung dalam upaya meningkatkan kembali kepercayaan wisatawan terhadap pariwisata di tanah air pascapandemi Covid-19. Sebab, mengembalikan kepercayaan wisatawan dianggap sebagai kunci sukses dalam upaya pemulihan sektor pariwisata di tanah air.

"Indonesia mengalami lack of trust of destination dari wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik, sehingga kita harus berupaya bersama meningkatkan kepercayaan terhadap wisatawan," kata Nia Niscaya, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Senin (29/6/2020).

 wisata new normal

Nia menambahkan, penurunan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi akibat Covid-19 sebenarnya terjadi di seluruh negara di dunia.

Di Indonesia, seiring dengan penanganan Covid-19 oleh pemerintah, sentimen dari sejumlah negara terhadap pasar Indonesia sudah mengalami pertumbuhan positif dari yang sebelumnya berada di zona merah atau di bawah 0 persen.

 Baca juga: Diet Turunkan Berat Badan? Begini 4 Cara Kurangi Porsi Makan

"Meski pada periode 9 hingga 16 Juni 2020 berdasarkan Sprinklr Analytic (social listening tools) sentimen sejumlah negara mulai terjadi peningkatan, tapi ini jangan lantas membuat kita cukup puas. Secara umum persepsi mereka masih sekitar 50 persen," kata Nia.

Untuk dapat meningkatkan kembali kepercayaan wisatawan dan pariwisata nasional pada umumnya, Kemenparekraf telah menyusun protokol Cleanliness, Health and Safety (CHS) antara lain dalam bentuk video edukasi dan handbook yang ditujukan kepada para pelaku usaha parekraf.

Kemudian dilakukan pula simulasi dan uji coba penerapan protokol sekaligus mendokumentasikan sebagai bahan untuk soft campaign dan tutorial. Juga sosialiasi/pelatihan serta publikasi kepada para pelaku dan masyarakat domestik serta internasional melalui berbagai channel.

"Inilah pokok persoalan kalau bicara wisatawan. Kesuksesan Indonesia dalam penanganan COVID-19 ini bisa menjadi salah satu penilaian dalam pembentukan nation branding. Karena itu perlu sinergi dari ASITA juga perwakilan di negara-negara pasar untuk bagaimana meningkatkan kepercayaan wisatawan," kata Nia.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini