Kemenparekraf Siapkan 13 Program Baru Dukung Sektor Pariwisata New Normal

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 13:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 406 2238125 kemenparekraf-siapkan-13-program-baru-dukung-sektor-pariwisata-new-normal-iJ0ypqcVdh.jpg Destinasi Labuan Bajo (Foto: Inst Labuan Bajo)

Berkaca dari negara-negara lain yang telah mampu pulih dari Covid-19, pasar pariwisata dalam negeri akan berjalan lebih dahulu. Strategi ini juga akan dijalankan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan kampanye #DiIndonesiaAja dengan segmentasi pasar keluarga, pasangan, wisatawan perorangan (FIT), dan pemerintah.

Begitu juga untuk pasar wisatawan mancanegara, dengan menyiapkan strategi kampanye #DreamNowTravelTomorrow sebagai branding protokol CHS. Yakni menyampaikan pesan kepada wisman terkait protokol kesehatan dan inspiring content dan tetap menjaga komunikasi dengan partner di originasi dan destinasi untuk tetap hadir dan memberikan inspirasi di pasar.

 Bali

"Intinya kita harus bisa hadir di pasar dengan menampilkan konten-konten yang memberi inspirasi pada wisatawan," kata Nia Niscaya, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Senin (29/6/2020).

Sementara itu, Duta Besar LBPP RI untuk Singapura Ngurah Swajaya sepakat dan siap mendukung strategi yang disiapkan Kemenparekraf karena pariwisata erat kaitannya dengan kepercayaan.

Ngurah mengatakan, pihaknya akan mendukung dengan turut membuat konten-konten terkait penanganan COVID-19 di Indonesia dan disiarkan melalui seluruh media yang dimiliki.

Baca juga: Diet Turunkan Berat Badan? Begini 4 Cara Kurangi Porsi Makan

"Pasar domestik di Indonesia berpotensi luar biasa namun hal itu tentu tidak cukup dan perlu ditopang dengan wisatawan mancanegara. Sehingga citra akan pariwisata di Indonesia terus berada di benak wisatawan," kata Ngurah.

Sementara Duta Besar LBPP Indonesia untuk Laos, Pratito Soeharyo mengatakan pihaknya juga akan mendorong para diaspora Indonesia, terutama yang berada di Laos untuk mempromosikan kebijakan pariwisata Indonesia.

Pratito mengatakan pihaknya juga telah memiliki berbagai program untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di Laos. Salah satunya mendorong pembukaan penerbangan langsung dari Luang Prabang ke Bali.

"Kita juga telah memiliki rencana program untuk famtrip Key Opinion Leaders dan jurnalis dari Laos," kata Pratito.

Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kosmas Harefa mengatakan pihaknya memiliki 13 program dalam mendukung sektor pariwisata di masa normal baru atau pascapandemi COVID-19.

Diantaranya melakukan sinkronisasi anggaran belanja terkait pariwisata yang tersebar di berbagai kementerian/lembaga juga mendorong anggaran belanja perjalanan dinas dalam negeri (termasuk kegiatan MICE) seluruh K/L agar dialokasikan ke daerah yang bergantung pada sektor pariwisata.

"Jumlah ini tidak sedikit, ini bisa jadi kekuatan perekonomian di destinasi kita," kata Kosmas.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini