Menparekraf Wishnutama: Kedisiplinan Pengunjung Masih Harus Ditingkatkan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 00:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 406 2238514 menparekraf-wishnutama-kedisiplinan-pengunjung-masih-harus-ditingkatkan-FkiTL9IbNY.jpg Menparekraf Wishnutama. (Foto: Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kreatif Wishnutama Kusubandio kembali mengingatkan kesiapan daerah, pelaku industri, maupun masyarakat masing-masing daerah sangat penting dalam melaksanakan protokol kesehatan agar dapat membawa kebaikan bagi masyarakat sekitar.

"Jangan sampai dalam pelaksanaan nanti malah terjadi peningkatan kasus baru. Karena memperbaiki protokol bisa dalam waktu satu atau dua hari, tetapi mengembalikan rasa percaya wisatawan itu butuh waktu lama," kata Wishnutama seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone.

Kemenparekraf/Baparekraf juga telah menyusun protokol Cleanliness, Health and Safety (CHS) antara lain dalam bentuk video edukasi dan handbook yang ditujukan kepada para pelaku usaha parekraf. Diharapkan pemerintah daerah dapat terus mengawasi dan mengevaluasi penerapannya.

“Pariwisata merupakan bisnis yang sangat bergantung pada kepercayaan wisatawan domestik maupun internasional. Memperbaiki protokol bisa dilakukan dengan cepat, namun membangun kepercayaan kembali membutuhkan waktu yang lama.,” kata Wishnutama.

Menparekraf Wishnutama

Pekan lalu, Kemenparekraf juga sudah melakukan peninjauan lapangan penerapan protokol kesehatan di sejumlah lokasi wisata di Provinsi DKI Jakarta dan sekitar Bandung, Jawa Barat.

Para pelaku usaha kemudian didorong untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat agar dapat menjalankan kegiatan wisata dengan baik dan produktif namun tetap aman dari COVID-19.

Dari hasil pemantauan di lapangan, para pengelola tempat wisata dilaporkan sudah menerapkan protokol kesehatan dengan cukup baik.

"Namun kedisiplinan pengunjung dalam mengikuti protokol masih harus ditingkatkan. Oleh karenanya dibutuhkan pengawasan yang ketat dalam penerapan protokol kesehatan tersebut," tandasnya.

(mrt)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini