Viral Anjing Laut Terbungkus Lumut, Kebun Binatang Ini Terancam Ditutup

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 17:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 30 612 2238988 viral-anjing-laut-terbungkus-lumut-kebun-binatang-ini-terancam-ditutup-hosgIbnjkd.jpg Anjing laut (Foto: VT)

Kebun binatang Spanyol terancam ditutup setelah gambar seekor anjing laut terbungkus lumut terabadikan dan viral di media sosial. Alhasil hal ini pun menimbulkan kontroversi dari pihak pencinta hewan.

Kelompok aktivis hak-hak hewan, Anima Naturalis menginginkan kebun binatang yang terletak di Semenanjung Magdalena, Santander itu ditutup. Mereka mencela bahwa kondisi ini menunjukkan kemunduran kebun binatang.

Melansir dari VT, Selasa (30/6/2020), gambar-gambar hewan yang tampak tidak bahagia di kebun binatang tersebut telah tersebar luas di media sosial. Hal ini membuat banyak aktivis pencinta hewan membuat petisi yang meminta penutupan kebun binatang tersebut.

Menurut Anima Naturalis, hingga berita ini diturunkan, lebih dari 6.000 tanda tangan berhasil dikumpulkan dalam surat protes kepada Dewan Santander.

Baca juga: Cek Fakta, Sabun yang Diencerkan Air Tak Efektif Bunuh Covid-19?

Kepala Badan Amal, Aïda Gascón mengklaim, anjing laut yang tertutupi oleh lumut itu sepertinya memang dibiarkan begitu saja. Pasalnya kondisi yang dialaminya sangat-sangat memperihatinkan.

Anggota dewan setempat, Daniel Fernández, juga membenarkan foto-foto anjing laut tersebut. Menurutnya foto itu menyampaikan gambaran perlakuan binatang yang tidak dapat dipahami dan memalukan. Bahkan ada pula singa laut yang dibiarkan tanpa air.

“Ini tidak dapat diterima di mana pun di dunia. Bahkan lebih mengejutkan di sebuah kota yang ingin memposisikan dirinya sebagai objek wisata,” terang Fernandez.

Walikota Santander, Gema Igual membantah bahwa hewan-hewan itu telah dianiaya oleh kebun binatan. Igual mengatakan bahwa gambar anjing laut yang viral telah dikeluarkan di luar konteks.

"Foto itu adalah binatang tidur, dan singa laut yang mati tidak ada di tempat orang bisa melihatnya karena diketahui sakit," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini