Penelitian USU Sebut Minyak Atsiri Daun Eucalyptus Dipercaya Bunuh Virus Corona

Ahmad Ridwan Nasution, Jurnalis · Rabu 01 Juli 2020 04:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 612 2239086 penelitian-usu-sebut-minyak-atsiri-daun-eucalyptus-dipercaya-bunuh-virus-corona-lKiwoUXAQO.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PUSAT kajian Ipteks Eukaliptus Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan penelitian dari ekstraksi senyawa aktif minyak atsiri yaitu eukaliptol atau 1,8 cineole pada daun sepuluh jenis tanaman eucalyptus.

Senyawa kimia yang dihasilkan dapat menghambat dan merusak kemampuan virus memperbanyak dirinya, sehingga akan diaplikasikan menjadi produk anti Covid-19. kajian Ipteks Eukaliptus universitas Sumatera Utara ini dilakukan di laboratorium kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Medan, Sumatera Utara.

Ekstraksi dari daun tanaman eucalyptus yang tumbuh di Sumatera Utara. Dari satu kilogram daun eucalyptus, laboratorium di pusat kajian Ipteks Eukaliptus universitas Sumatera Utara, dapat memperoleh, 0,8 persen minyak 1,8 cineole.

Uji coba vaksin

Hasil ekstraksi ini kemudian dianalisis oleh peneliti di pusat kajian Ipteks Eukaliptus Universitas Sumatera Utara. Minyak atsiri, eukaliptol giat diteliti, karena aromanya yang menenangkan, sehingga banyak dipakai sebagai campuran obat, parfum, serta berbagai produk pendukung kesehatan.

Senyawa kimia yang dapat menghambat dan merusak kemampuan virus memperbanyak dirinya, terus diuji menjadi produk antivirus. Dimulai dengan membuat handsanitiser alami anti virus covid-19.

(mrt)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini