6 Alasan Utama Orang Memilih Bercerai, Apa Saja?

Rabu 01 Juli 2020 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 196 2239422 6-alasan-utama-orang-memilih-bercerai-apa-saja-muLEw4k0Lg.jpg Bercerai (Foto: Medium)

Setiap pasangan yang menikah pasti ingin pernikahannya abadi untuk selamanya. Namun kadang kenyataan tak seindah harapan.

Terkadang biduk rumah tangga terpaksa hancur lebur di tengah jalan. Perceraian tak bisa dihindari. Seperti dilansir dari Sindo News, ini 6 alasan utama orang memilih bercerai. Apa saja?

korban KDRT

1. KDRT

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan salah satu alasan utama terjadinya perceraian. Sebab jika pernikahan penuh kekerasan dan tak ada perbaikan sikap dari pelaku kekerasan, maka jalan yang terbaik adalah perpisahan daripada membiarkan korban kekerasan hidup dalam bayang-bayang ketakutan seumur hidup. Mengerikan ya?

2. Tidak punya visi yang sama

Tak memiliki visi yang sama dalam pernikahan terkadang dapat menjadi sebuah bencana. Seperti misalnya Anda seorang yang rajin menabung dan dia pemboros. Gagasan Anda tentang liburan akhir pekan adalah pondok yang nyaman di hutan, sedangkan pasangan Anda ingin pergi ke kota. Selain itu, pasangan Anda berpikir bahwa tugas memasak dan membersihkan rumah adalah bagian Anda, tetapi Anda tidak setuju hal itu.

Idealnya sebelum menikah, Anda dan pasangan mempertanyakan banyak hal dan membuat kesepakatan karena kemungkinan besar semua berubah ketika menikah.

 Baca juga: Selamat Hari Bhayangkara, 5 Polwan Cantik Ini Siap Melindungi Negara

3. Keintiman sudah hilang

Pada pernikahan akan ada perubahan dalam hal keintiman. Penyebabnya bisa karena masing-masing sibuk, ada kesalahpahaman, atau salah satu pihak merasa tidak enak badan. Lalu, muncul pemikiran bahwa pasangan tidak romantis atau dia tidak sensual. Pria umumnya membutuhkan penerimaan seksual untuk merasa romantis dan wanita umumnya membutuhkan romansa agar bisa menerima seks.

Selama kedua orang tersebut mendapatkan apa yang dibutuhkan, mereka rela memberikan apa yang diinginkan orang lain. Namun, ketika ada pengurangan di bagian masing-masing, itu dapat memicu penarikan kembali oleh pihak lain. Hal ini bisa menyebabkan perceraian karena pasangan mulai merasa tidak dicintai dan tak dihargai.

4. Harapan yang tak terpenuhi

Ketika salah satu atau kedua pihak dalam pernikahan berusaha saling memaksa untuk melakukan hal-hal yang tidak ingin mereka lakukan demi kebahagiaan pasangan, itu dapat menyebabkan perceraian. Ketika Anda tidak bahagia menjalani suatu hubungan, tak apa-apa untuk meminta perubahan yang Anda inginkan. Tapi, jika pasangan Anda tidak bisa melakukannya, maka Anda menjadi bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda sendiri.

5. Keuangan

Bukan kekurangan finansial yang menyebabkan perceraian, tapi kurangnya kompatibilitas di persoalan keuangan. Ketika dua orang bertentangan dalam hal keuangan, perceraian sering terjadi. Bayangkan, konflik pasti terjadi jika seseorang adalah penabung dan pasangannya pemboros. Yang satu terfokus pada masa depan, sementara yang lain percaya hidup untuk hari ini.

Seiring berjalannya waktu, konflik ini dapat mencapai titik tertinggi sehingga perceraian menjadi satu-satunya kesimpulan logis.

 

6. Tak ada seks

Seks bisa menjaga keintiman hubungan suami istri. Pasangan yang tidak memiliki hubungan intim, baik melalui tindakan seksual maupun non-seksual, ditakdirkan untuk menjadi orang asing dalam hubungan. Tak ada seks dalam pernikahan bisa membuat hubungan jadi sangat membosankan. Perselingkuhan pun bisa terjadi. Makanya jika sudah menikah, perhatikan kebutuhan seks istri atau suami Anda sebab hal itu sangat penting.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini