Belajar dari Rumah Tak Berarti Pindahkan Sekolah ke Rumah

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 01 Juli 2020 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 196 2239503 belajar-dari-rumah-tak-berarti-pindahkan-sekolah-ke-rumah-qWIDlSrorM.jpg Belajar dari rumah (Foto: Okezone)

Di tengah pandemi Covid-19, para guru menerapkan belajar online secara jarak jauh guna menekan penularan virus corona. Belajar mengajar dilakukan tanpa bertatap muka secara langsung yang tentu memiliki tantangan tersendiri.

Dalam menerapkan kegiatan tersebut banyak muncul berbagai dilematis baik para guru maupun anak murid. Mulai dari beberapa guru dan orangtua yang kesulitan mengoperasikan perangkat maupun aplikasi teknologi, hingga para murid yang merasa sulitnya menangkap pelajaran via online.

 belajar dari rumah

Kendati demikian, tenaga pendidik sekaligus pendiri sekolah Cikal, Najelaa Shihab mengatakan, untuk mengurangi tingkat stres terhadap anak dan orangtua, dibutuhkan penerapan rasa empati. Belajar dari rumah bukan berarti memindahkan sekolah ke rumah.

"Belajar dari rumah bukan berarti memindahkan sekolah ke rumah, perlu ada fleksibilitas, karena semua kecepatan internet orang kan tak sama, semua perangkat pendukung yang dimiliki orangtua kan berbeda. Sehingga perlu adanya komunikasi antara guru dan orangtua murid," paparnya melalui telekonferensi, Selasa (1/7/2020).

Baca juga: Selamat Hari Bhayangkara, 5 Polwan Cantik Ini Siap Melindungi Negara

Najelaa juga mengatakan, selama melaksanakan kegiatan belajar dari rumah, dia berharap orangtua tidak mengambil alih tugas anak hanya karena semata-mata ingin sang anak mendapatkan nilai bagus.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini