Sektor Agro Teknologi Butuh Inovasi Anak Milenial

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 01 Juli 2020 20:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 298 2239751 sektor-agro-teknologi-butuh-inovasi-anak-milenial-27ow4e2stM.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANGAN lokal Indonesia sangat beragam dan memiliki potensi untuk dikembangkan. Namun butuh inovasi baru dalam pengolahannya, terlebih saat menghadapi masa transisi new normal.

Adapun sumber daya pangan lokal yang sering dikonsumi berasal dari darat maupun laut, rempah-rempah, hasil ternak, hasil laut dan perikanan. Serta produk pangan lokal unggul lainnya, seperti aneka pangan sumber karbohidrat berupa serelia jagung, sorgum, gandum, aneka umbi, kelapa dan kelapa sawit.

Jagung

Untuk mengolah kekayaan pangan tersebut, maka butuh peran generasi milenial yang punya ide segar. Sebelum diolah, pastinya butuh penelitian mendalam bersama para ahli senior.

Adapun bidang penelitiannya meliputi bidang produksi (agro teknologi), teknologi (pasca panen dan pengolahan), kesehatan dan gizi masyarakat, serta bidang sosial ekonomi dan budaya. Meski sudah banyak mahasiswa yang mulai berkecimpung, masih dibutuhkan lagi ide-ide menarik dalam mengolah pangan lokal.

Ditanggapi Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Axton Salim, sasarannya adalah para mahasiswa S1 yang tanggap teknologi. Sebab mereka akan beradaptasi dan melakukan berbagai penyesuaian di era kenormalan baru.

"Dengan perpaduan kreativitas milenial dan bimbingan dari para pakar, memungkinkan semakin banyak riset yang aplikatif, mudah dan menjadi solusi bagi masyarakat seperti untuk mengatasi pandemi Covid-19," kata Axton lewat keterangan resminya, Rabu (1/7/2020).

Menurutnya, dalam mengolah pangan lokal , diperlukan inovasi-inovasi dari berbagai sisi. Baik teknologi, nilai gizi, pengembangan sistem, kreativitas, hingga kemasan pangan.

"Pada akhirnya dengan adanya riset pangan yang unggul dapat mendukung kemandirian pangan nasional," tambahnya. (mrt)

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini