Surabaya Zona Hitam, Risma: Enggak Usah Bergunjing di Tempat Umum

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 02 Juli 2020 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 612 2240103 surabaya-zona-hitam-risma-enggak-usah-bergunjing-di-tempat-umum-516ch2cH8C.jpg Risma dan Cak Suro. (Foto: YouTube Cak Suro)

PANDEMI virus corona Covid-19 yang melanda Indonesia telah menyebabkan lebih dari 2.900 orang meninggal dunia. Meski demikian, masih saja ada masyarakat yang bandel dengan tidak mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan.

Hal ini membuat Walikota Surabaya, Tri Rismaharini geram dengan perbuatan masyarakat yang acuh dengan protokol kesehatan. Kekesalan tersebut ia luapkan setelah seorang pria memancingnya untuk berpesan.

risma

Dalam akun Instagram @aslisuroboyo, Risma yang mengenakan masker medis dengan busana serba cokelat itu pun mulai memberikan pesan-pesannya.

“Kalau kamu enggak kepengen mati ya pakai masker, jaga jarak. Kamu gak pengen kan dikurung 14 hari? Enggak enak dikurung itu. Jangan. Sudah cukup, yang meninggal cukup, jangan nyusul,” terang Risma dengan logat Surabaya, Kamis (2/7/2020).

Lebih lanjut, walikota berusia 58 tahun ini juga mengajak masyarakat untuk rajin mencuci tangan dan menghindari tempat-tempat umum demi alasan yang tidak jelas.

“Ayo cuci tangan sering, jangan senangnya bergerombol. Kamu bergerombol untuk bergunjing kan? Kalau bergunjing dosamu makin banyak. Sudah makin banyak kena penyakit pula. Hayo, kamu nggak mau kan? Hayo kamu mau? Dikurung 14 hari. Gimana? Mau? Saya sih enggak mau?,” lanjutnya.

Ia kembali mengingatkan kepada masyarakat, khususnya warga Surabaya akan banyaknya korban jiwa yang disebabkan pandemi Covid-19. Ia pun berpesan agar masyarakat bisa menjaga diri untuk tidak keluar rumah untuk nongkrong di warung kopi selama masa pandemi.

risma

“Ayolah, jangan. Jangan, sudah cukup yang meninggal. Banyak yang meninggal di Surabaya. Sedih saya, kamu jangan. Kasihan sama ibumu, kasihan bapakmu, kasihan adikmu. Ayo sehat. Caranya gimana? Ya sementara jangan berkumpul dulu, ke warkop terus kerjaannya. Setiap hari begadang,” sambungnya.

“Ini masih pandemi, nanti kalau sudah berakhir gak apa-apa. Saat ini masih ada pandemi. Ditahan dulu. Saya juga malu ini. Ayolah jangan berkumpul di warkop. Jangan dekat-dekatan, sudah dekat gak pakai masker juga. Cuci tangan, pakai masker. Disuruh pakai masker nggak mau, kamu itu loh pakai masker sudah ganteng, sudah cantik. Gak usah malu ya. Sudah ya,” pungkasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini