Virus Flu Babi Baru dari China Khawatirkan Dunia, Namanya G4 EA H1N1

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 481 2240511 virus-flu-babi-baru-dari-china-khawatirkan-dunia-namanya-g4-ea-h1n1-PmmiskqkZy.jpg Dunia khawatir flu baru jenis baru (Foto : Euronews)

Pandemi corona belum usai, kini dunia dikhawatirkan oleh 'calon pandemi' baru yang berasal dari China. Virus flu babi jenis baru ditemukan dan oleh peneliti disebut dengan G4 EA H1N1.

Virus ini berpotensi menjadi pandemi karena diketahui sangat mungkin menyebar antarmanusia, seperti yang terjadi pada Covid-19. Penularan virus flu babi baru ini pun diperkirakan bisa melalui udara.

Menurut laporan BBC, virus ini ditemukan pertama kali di rumah pemotongan babi di China. Peneliti menjelaskan, vaksin flu babi yang ada sekarang ternyata tak melindungi virus ini.

Flu Babi

"Kita sekarang memang fokus pada penanganan pandemi Covid-19, tapi masalah ini tak bisa disepelekan karena berpotensi menyerang manusia dan berbahaya," kata Prof Kin-Chow Chang dari Universitas Notthingham di Inggris pada BBC.

Baca Juga : Sosok Agnes Jennifer Hebohkan KPK, Tampil Cantik saat Diperiksa

Menjadi catatan, pandemi flu itu dapat terjadi kapan saja. Pandemi terjadi jika strain baru muncul yang ternyata virus yang menyerang dapat dengan mudah menyebar dari orang ke orang. Karena keluarnya fakta ini, peneliti berharap agar vaksin flu harus ikut diubah untuk menjamin keselamatan manusia.

Di sisi lain, Prof James Wood, kepala Departemen Kedokteran Hewan di University of Cambridge menjelaskan, virus G4 EA H1N1 ini datang sebagai pengingat yang pastinya menyimpan manfaat.

"Kita mesti sadar bahwa akan terus menerus menghadapi risiko munculnya patogen baru dan itu bisa saja terjadi pada hewan ternak yang lebih sering berinteraksi dengan manusia dibandingkan hewan liar," kata Prof Wood.

Flu Babi

Virus G4 EA H1N1 ini dianggap mirip dengan flu babi 2009, tetapi ada beberapa perubahan baru di dalamnya. Jadi, bisa dikatakan bahwa virus baru ini 'evolusi' dari flu babi yang pernah menyerang dunia pada 2009.

Sejauh ini, virus flu babi baru ini tidak menimbulkan ancaman besar, tetapi Prof Kin-Chow Chang dan rekan-rekan yang telah mempelajarinya mengatakan bahwa virus ini adalah salah satu yang harus diawasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini