Jangan Diabaikan, Perlemakan Hati Dapat Berujung Sirosis

Jum'at 03 Juli 2020 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 481 2240769 jangan-diabaikan-perlemakan-hati-dapat-berujung-sirosis-ofysAPXoZB.jpg Perlemakan hati (Foto: Flexjobs)

Di tengah pandemi Covid-19 semua orang fokus mencegah terkena virus corona. Namun kewaspadaan terhadap Covid-19, hendaknya tetap diiringi dengan komitmen pola hidup sehat demi mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM), salah satunya perlemakan hati non alkohol.

Seperti PTM lainnya, perlemakan hati non alkohol amat erat kaitannya dengan gaya hidup. Ini adalah kondisi di mana ada terlalu banyak lemak yang tersimpan dalam sel-sel hati, namun ini terjadi pada orang yang bukan peminum alkohol ataupun hanya minum sedikit alkohol.

Jika sel lemak di hati sudah lebih dari lima persen, maka individu tersebut dikatakan mengalami perlemakan hati.

 sakit

Seperti dilansir dari Sindo News, di Indonesia, prevalensi penderita perlemakan hati non alkohol adalah sebesar 30%. Perlemakan hati non-alkohol merupakan bentuk penyakit yang berpotensi serius, ditandai oleh peradangan hati berat (yang dapat berkembang menjadi luka dan kerusakan yang tidak dapat disembuhkan).

Kerusakan ini mirip dengan kerusakan yang disebabkan oleh penggunaan alkohol berat. Keadaan ini dapat berujung sirosis hingga kanker. Oleh karena itu perlemakan hati tak boleh diabaikan.

 Baca juga :Sosok Agnes Jennifer Hebohkan KPK, Tampil Cantik saat Diperiksa

Penderita umumnya berusia 40 tahun. Masalahnya, penderita sangat mungkin tidak menyadari dirinya menderita penyakit serius itu sebab tidak bergejala.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini