Hindari Demam Berdarah, Dokter Reisa Minta Warga Hindari Menggantung Pakaian Bekas Pakai

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 481 2240835 hindari-demam-berdarah-dokter-reisa-minta-warga-hindari-menggantung-pakaian-bekas-pakai-xaV7wVmJy0.jpg Dokter Reisa (Foto: Inst Dokter Reisa)

Di tengah pandemi Covid-19, rupanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia terus meningkat. Menurut laporan Kementerian Kesehatan RI, kasus DBD sampai minggu ke-27 di tahun 2020 ini, sudah mencapai lebih dari 70.000 kasus.

Oleh karena itu Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro terus mengingatkan masyarakat agar waspada dengan nyamuk demam berdarah dengan sering membersihkan rumah. Selain itu juga jangan memberikan air menggenang.

 baju bekas pakai langsung dicuci

Lebih lanjut Dokter Reisa menambahkan, di era new normal, terutama bagi warga yang masih menjalankan Work From Home (WFH) tentunya memiliki lebih banyak kesempatan untuk melakukan tindakan pencegahan DBD dengan menerapkan 3M plus yakni, menguras penampungan air bersih dan mengeringkan genangan air, menutup kolam atau wadah penampungan air, serta mengubur barang bekas atau mendaur ulang limbah bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Namun Dokter Reisa juga memberikan pesan khusus bagi masyarakat yang sudah produktif kembali bekerja di luar rumah.

"Buat yang sudah bekerja di kantor, hindari menggantung pakaian bekas pakai yang berpotensi menjadi tempat bersembunyi nyamuk DBD. Biasakan mencuci pakaian bekas saat baru pulang ke rumah," tegas Reisa.

Baca juga: Sosok Agnes Jennifer Hebohkan KPK, Tampil Cantik saat Diperiksa

"Mari lindungi diri kita, lindungi keluarga. Dimulai dari rumah untuk melawan Covid-19 dan mencegah DBD. Tetap sehat tetap semangat," tutupnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini