Dokter Reisa Ingatkan Bahaya Puncak DBD Juli Ini

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 481 2240845 dokter-reisa-ingatkan-bahaya-puncak-dbd-juli-ini-OD8u5RRJFg.jpg Dokter Reisa. (Foto: YouTube BNPB/Capture)

Kemenkes juga menyatakan wilayah dengan banyak kasus DBD terbanyak adalah wilayah dengan kasus Covid-19 yang tinggi, seperti Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Masyarakat pun diimbau untuk melakukan pembersihan di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, baik secara mandiri, atau bekerjasama dengan pemerintah.

"Apalagi di situasi pandemi ini, para petugas kesehatan yang biasanya memantau DBD melalui sistem door to door untuk mendistribusikan larvisida kepada penduduk, kini kinerjanya terhambat," kata Reisa.

Akibatnya, menurut dr Reisa, kewajiban pembersihan lingkungan yang biasanya rutin dilakukan satu bulan sekali tak pasti dilakukan, karena pembatasan kegiatan masyarakat akibat Covid-19.

"Tetapi sekarang kita mulai produktif kembali. Jadi mari kita perhatikan saluran air, tempat nyamuk bertelur, dan tempat-tempat dengan reservoir air," tutup Reisa.

(dwk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini