Bayi Zaskia Adya Mecca Alami Typypnea Transient Newborn, Mungkin Ini Penyebabnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 04 Juli 2020 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 04 481 2241109 bayi-zaskia-adya-mecca-alami-typypnea-transient-newborn-mungkin-ini-penyebabnya-JnDHuwSSKt.jpg Bhaj Kama, bayi Zaskia Adya Mecca. (Foto: Instagram/@bhajkamaofficial)

KABAR sedih datang dari keluarga besar Zaskia Adya Mecca. Usai melahirkan pada Jumat 3 Juli 2020, sang putra bernama Bhaj Kama Bramantyo harus menjalani perawatan karena mengalami Typypnea Transient Newborn (TTN).

Kondisi tersebut diceritakan Zaskia Adya Mecca. Istri Hanung Bramantyo ini curhat di Instagram pribadinya @zaskiadyamecca, beberapa jam lalu.

Karena bayinya mengalami Typypnea Transient Newborn, Zaskia Adya Mecca mengaku tidak dapat bertemu sang bayi. Karena bayinya harus dipasangi alat bantu pernapasan minimal 48 jam.

bayi zaskia

Baca Juga: Curhat Sedih Zaskia Adya Mecca Bayinya Kena Typypnea Transient Newborn, Penyakit Apa Itu?

Sebagaimana dilansir Kids Health, Sabtu (4/7/2020), TTN ini bisa terjadi pada setiap bayi yang baru lahir. Sebelum lahir, janin yang sedang berkembang tidak menggunakan paru-paru untuk bernafas. Alhasil semua oksigen berasal dari pembuluh darah plasenta.

Selama waktu ini, paru-paru bayi diisi dengan cairan. Ketika tanggal kelahiran bayi semakin dekat, paru-paru mulai menyerap cairan. Beberapa cairan juga bisa keluar selama kelahiran saat bayi melewati jalan lahir.

Setelah melahirkan, bayi bernafas untuk pertama kalinya sehingga paru-paru terisi udara dan akan lebih banyak cairan yang dikeluarkan. Setiap cairan yang tersisa kemudian diserap perlahan-lahan melalui aliran darah dan sistem limfatik.

Bayi dengan TTN memiliki cairan ekstra di paru-parunya atau cairannya mengalir terlalu lambat. Jadi mereka harus bernafas lebih cepat dan lebih keras untuk mendapatkan oksigen yang cukup ke dalam paru-paru.

Lebih lanjut risiko TTN akan lebih sering muncul pada bayi yang baru lahir dengan beberapa kondisi. Setidaknya ada tiga kondisi yang memungkinkan seorang bayi mengalami kondisi tersebut.

1. Bayi prematur karena paru-parunya belum sepenuhnya berkembang.

2. Bayi yang dilahirkan melalui persalinan cepat atau bedah caesar tanpa persalinan. Mereka tidak mengalami perubahan hormonal persalinan seperti biasanya, jadi tidak punya waktu untuk menyerap banyak cairan.

3. Bayi yang ibunya menderita asma atau diabetes.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini