Penyedia Jasa Perjalanan Online Optimis Pariwisata Indonesia Bisa Bangkit

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 406 2242594 penyedia-jasa-perjalanan-online-optimis-pariwisata-indonesia-bisa-bangkit-vXe8gq3I9f.jpeg Pariwisata Indonesia siap bangkit lagi (Foto : Kemenparekraf)

Pandemi Covid-19 membawa dampak yang begitu besar bagi industri digital di seluruh dunia. Banyak e-commerce hingga start up yang terpaksa gulung tikar akibat roda perekonomian berhenti berputar.

Hal ini diakui oleh Co-Founder & Chief Marketing Office tiket.com, Gaery Undarsa, dalam peluncuran program BEKUP bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

"Sebetulnya kami udah merasakan dampak dari Covid-19 itu dari Februari kemarin. Dan memang kemungkinan besar pasti akan ke Indonesia. Tapi pada saat itu enggak ada yang siap kalau ternyata pandemi ini sampai segitu ekstremnya. Kalau ditanya transaksinya ya syukur-syukur enggak sampai 0. Namun 1,5 bulan awal itu benar-benar minimal sekali pergerakannya," kata Gaery.

Untungnya, lanjut Gaery, menurut data yang dikeluarkan oleh McKinsey Global Surveys, Indonesia dilaporkan menjadi salah satu negara yang paling optimis dalam menghadapi pandemi Covid-19. Termasuk ketika memasuki tahap recovery nanti.

Pariwisata New Normal

Padahal, bila dilihat dari tingkat kasus positif di Tanah Air, angka penyebaran Covid-19 relatif masih terbilang tinggi setiap harinya. Namun, sebagian besar masyarakat tetap optimis dan ini ditandai dari pergerakan ekonomi yang kembali meningkat.

"Jadi kita prediksi tidak ada pergerakan transaksi sampai quarter 4. Ternyata mulai Juni akhir sudah lumayan. Masuk bulan Juli setiap hari naik terus transaksinya. Setidaknya sudah ada 20-25% transaksi sekarang," ungkap Gaery.

Baca Juga : 4 Gaya Marion Jola Pakai Baju Ketat Makin Menggoda

Melihal hal tersebut, Gaery pun ikut optimis bahwa ke depannya sektor pariwisata Indonesia akan kembali bangkit dan menjadi primadona di kancah domestik maupun internasional.

Dia masih ingat betul sebuah kalimat yang pernah dilontarkan oleh Mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya bahwa, Indonesia bisa menjadikan sektor pariwisata sebagai unggulan no.1 tidak hanya di dalam negeri tetapi di dunia.

"Kalau bicara industri lain mungkin kita sudah kalah jauh dengan negara-negara maju. Tapi kalau pariwisata, kita punya potensi yang sangat besar. Tidak ada negara yang bisa menyuguhkan keunikan budaya dan keindahan alam Bali atau Raja Ampat," kata Gaery.

"Ini adalah waktu kita untuk merevitalisasi industri. Saya optimis meski industri saya (pariwisata) yang paling pertama terkena dampak Covid-19 , tapi kami yakin bisa bangkit kembali," tutupnya.

(hel)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini