Bukan Pakai Sarung Tangan, Ini 7 Cara Mencegah Penularan Covid-19 saat Berbelanja

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 481 2242374 bukan-pakai-sarung-tangan-ini-7-cara-mencegah-penularan-covid-19-saat-berbelanja-h8vOGQoGk8.jpg Ilustrasi. (Freepik)

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) tidak menyarankan untuk memakai sarung tangan untuk mencegah penularan Covid-19. Namun sayangnya sebagian besar masyarakat tetap menggunakaannya saat pergi berbelanja.

Jika Anda memakai sarung tangan justru tidak efektif mencegah penularan Covid-19 loh. Bukan hanya tidak efektif, sarung tangan malah memperburuk penyebaran Covid-19.

Karena itu, sebaiknya hentikan kebiasaan memakai sarung tangan saat berbelanja.

Dilansir Okezone dari Foxnews, CDC merekomendasikan 7 cara yang masuk akal untuk mencegah penularan Covid-19, ketika hendak berbelanja ke toko kelontong, supermarket atau pasar. Apa saja?

Siapkan daftar belanjaan

daftar

Cara ini dilakukan untuk menghindari belanja tanpa tujuan dan untuk mengurangi waktu Anda dalam berbelanja.

Baca Juga: Pakai Sarung Tangan saat Pandemi Covid-19, Efektif atau Malah Mindahin Virus?

Physical distancing

Setelah Anda di sana, jaga jarak enam kaki atau sekira 1,8 meter dari orang lain.

Pembayaran digital

Zaman sekarang banyak metode pembayaran digital di banyak tempat. Daripada memakai uang tunai saat berbelanja, lebih baik pakai kartu debit, kartu kreadit atau aplikasi uang digital yang lain.

Hindari jam sibuk

Cobalah untuk pergi di luar jam kerja, seperti pagi atau malam hari. Pada jam tersebut, pasar atau supermarket cenderung lebih sepi.

Cuci tangan

Hal paling penting adalah cuci tangan Anda setelah bepergian ke toko grosir.

Disinfektan

Food and Drug Administration mengatakan kebiasaan masyarakat untuk mendesinfektan bahan makanan, itu juga terlihat berlebihan. Para ahli sepakat bahwa sabun dan air sama efektifnya dengan desinfektan.

Handsanitizer

“Handsanitizer dapat mengeringkan kulit Anda dan menyebabkan retak serta pecah pada permukaan, yang memungkinkan semua jenis bakteri dan virus untuk masuk,” kata Roberts.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini