Jaga Kesehatan Mental dengan Tetap Aktif Bergerak Selama Masa Pandemi Covid-19

Sindonews, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 23:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 481 2242819 jaga-kesehatan-mental-dengan-tetap-aktif-bergerak-selama-masa-pandemi-covid-19-K4gx0uwCzC.jpg Aktif bergerak jaga kesehatan mental selama pandemi Covid-19 (Foto : Okezone)

Masyarakat mulai menjalani kebiasaan dan cara hidup yang baru di masa pandemi Covid-19. Tetapi, kondisi ini bisa memengaruhi kesehatan mental seseorang.

Psikolog dari Rumah Dandelion, Nadya Pramesrani, M. Psi menjelaskan, menurut penelitian dari Brooks pada 2020, masa pandemi memiliki dampak kesehatan mental di berbagai kalangan usia, termasuk usia dewasa, mulai dari depresi, stres, low mood, mudah marah atau merasa terganggu, insomnia, post-traumatic stres disorder (PTSD), hingga kelelahan emosional.

"Situasi di mana kita terisolasi, karantina, gerak terbatas karena kita di rumah aja, dampaknya dari depresi, stres dan mudah merasa marah. Di rumah ramai, ada berisik, teriak, nggak enak dikit, marah," papar Nadya baru-baru ini yang dikutip Okezone dari Sindonews.com.

insomnia

"Ini biasanya identik sama dewasa muda, insomnia. Sulit tidur di malam hari dan jadi siklus. Besok paginya lelah secara fisik dan emosional," lanjutnya.

Baca Juga : Peneliti Buktikan Uang Bisa Beli Kebahagiaan

Sementara itu, penelitian dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menemukan, membangun gaya hidup yang aktif, misalnya berolahraga rutin dan aktif bergerak dapat bermanfaat untuk menurunkan risiko depresi, melepaskan rasa tegang dan stres, serta meningkatkan energi fisik dan mental melalui produksi endorfin.

"Lingkaran ini buat kita beradaptasi dengan tetap aktif bergerak, berkegiatan. Penelitian menunjukkan, 15 menit berlari setiap hari atau jalan cepat bisa menurunkan risiko depresi. Gerak aktif atau lari bisa memproduksi hormon endorfrin untuk biologis kita atasi stres," kata Nadya.

"Dengan gerak aktif, jaga protokol kesehatan, bantu kita tidak depresi. Penelitian menunjukkan, bahwa sinar matahari ngga cuma untuk tulang tapi baik untuk cegah depresi," sambungnya.

Selain itu, melakukan hobi dan mengeksplorasi hal-hal baru juga bermanfaat untuk bantu meningkatkan tingkat mood dan mengurangi stres.

"Bahkan, bermula dari hal yang kita sukai, kita dapat mengeksplorasi potensi diri kita untuk menunjang perkembangan diri, baik secara personal maupun professional (self-growth)," kata dia.

(hel)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini