Tahun Ajaran Baru Masih Belajar Online, Ini yang Perlu Dipersiapkan Orangtua untuk Anak

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 196 2243190 tahun-ajaran-baru-masih-belajar-online-ini-yang-perlu-dipersiapkan-orangtua-untuk-anak-r2NnXDGV43.jpg Belajar online (Foto: My Kids Time)

Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Evy Mulyani memastikan tak ada pengunduran jadwal tahun ajaran baru 2020/2021. Kemendikbud memastikan tahun ajaran baru tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah direncanakan.

Namun Evy menegaskan, pada tahun ajaran baru ini bukan berarti sekolah langsung menerapkan pembelajaran tatap muka. Kemendikbud sejauh ini masih melakukan kajian dan analisa terkait pembukaan sekolah bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

 bel;

Sementara itu, jika sekolah masih dilaksanakan secara daring (online), maka dibutuhkan kesiapan baik fisik maupun mental antara orangtua dan anak. Meski mungkin orangtua dan anak sudah mulai bosan, namun hal ini harus tetap dilakukan demi keselamatan bersama.

Menanggapi hal tersebut, Psikolog Anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psi. mengatakan, orangtua harus membuat jadwal yang jelas tentang aktivitas anaknya.

"Buat jadwal yang jelas tentang aktivitas anak sangat penting. Tetapi harus dibuat bersama anak," ujar Vera.

Jangan membuat keputusan sepihak. Hal ini dilakukan guna menghindari kesalahpahaman terhadap anak. Dengan adanya negosiasi dan kesepakatan, maka anak akan dan orangtua akan lebih mudah menjalankannya.

Di sisi lain, rasa lelah mungkin sudah mulai dirasakan oleh para orangtua. Pasalnya, selain mengurus keluarga, mereka juga harus fokus untuk menjadi guru di rumah pada jam-jam tertentu.

Kendati demikian, Vera menyarankan agar para orangtua bisa memandang peristiwa ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan kemandirian anak dalam belajar.

 Baca juga: 4 Pesona Angela Lorenza Model Cantik Keturunan Arab China Pakai Kaos Timnas

"Pandang momen ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan kemandirian anak dalam belajar, serta untuk mendekatkan diri dengan mereka," pungkasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini