9 Tips Dokter Reisa bagi Penderita PTM Hadapi Pandemi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 481 2243290 9-tips-dokter-reisa-bagi-penderita-ptm-hadapi-pandemi-covid-19-tzzr9jvBEX.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JURU Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro kembali mengingatkan masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Terutama bagi mereka yang memiliki penyakit tidak menular (PTM).

Penyakit tidak menular ini antara lain hipertensi, diabetes, jantung, gagal ginjal, stroke, dan kanker. Reisa mengatakan orang yang mengidap PTM masuk dalam kelompok yang sangat rentan apabila terinfeksi Covid-19.

"PTM ini sangat berpotensi menyebabkan penyakit penyerta atau komorbid. Ini yang menyebabkan tingginya kasus fatal akibat Covid-19," kata Reisa dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Lebih lanjut dia mengatakan, bagi seseorang yang mengidap penyakit tersebut harus melakukan tiga hal ini secara rutin yakni, menjaga asupan makanan dan minuman, tetap jalani kebiasaan hidup sehat, dan tetap rutin melakukan pemeriksaan ke dokter.

"Konsultasi ke dokter bila memungkinkan, atau menggunakan bantuan tele medis atau konsultasi online. Diupayakan dengan dokter yang sudah mengetahui rekam medis kita. Kalau bisa selalu upayakan konsultasi setidaknya satu bulan sekali. Ini juga berlaku buat yang sehat," tambahnya.

Perlu diingat bahwa pada masa pandemi ini kebanyakan penyandang PTM mendapatkan stok obat untuk keperluan dua bulan. Tujuannya adalah untuk mengurangi mobilitas ke luar rumah.

"Jadi sekarang kuncinya adalah tetap minum obat secara teratur. Jangan keluar rumah bila tidak terlalu penting, dan selalu menerapkan protokol kesehatan," kata Reisa.

Berikut sembilan tips yang dapat dilakukan para pengidap penyakit tidak menular dalam menghadapi pandemi Covid-19.

1. Di rumah saja. Pasalnya bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun dengan penyakit penyerta, kemungkinan tertular Covid-19 jauh lebih besar dan sangat rentan.

2. Tingkatkan daya tahan tubuh sebaik mungkin dengan mengonsumsi makanan bergizi. Hindari gula, garam, dan lemak berlebihan.

3. Bila diperlukan konsumsi suplemen dan multivitamin, namun harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

4. Selalu jaga jarak 1-2 meter dan hindari kerumunan, sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, bila tidak memungkinkan gunakan hand sanitizer.

5. Gunakan masker dengan baik dan benar jika harus ke luar rumah.

6. Hindari menyentuh wajah hidung mata dan mulut sebelum mencuci tangan.

7. Upayakan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari, atau sesuai dengan anjuran dokter. Kurang gerak justru dapat menurunkan imunitas tubuh. Tapi hindari intensitas tinggi

8. Tidur dan istirahat yang cukup.

9. Jika Anda stres bingung dan takut, bicarakan dengan orang yang Anda percaya agar dapat membantu. Saling menguatkan antar keluarga tetangga penuh dengan rasa kasih sayang bisa juga jadi obat.

"Sekali lagi, bagi orang yang sehat tetap perlu deteksi dini ke rumah sakit. Lakukan lah ke rumah sakit minimal 6 sampai 1 tahun sekali. Yang harus dipantau tekanan darah, gula darah, indeks berat badan, dan indikator kesehatan personal lainnya," tutup Reisa.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini