Virus Corona Covid-19 Dinyatakan Airborne, Perhimpunan Dokter Paru Keluarkan 6 Langkah Pencegahan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 12 Juli 2020 22:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 12 481 2245190 begini-surat-imbauan-perhimpunan-dokter-paru-indonesia-terkait-update-transmisi-covid-19-tR5Yw8YX2s.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: The Scientist)

WHO akhirnya mengakui bahwa virus corona COVID-19 bisa menyebar melalui udara atau yang kerap disebut dengan airborne. Sebelumnya, WHO menyatakan bahwa penularan terjadi hanya lewat droplet atau tetesan.

Pendapat WHO berganti setelah banyaknya desakan dari para ilmuwan serta penelitian terbaru terkait dengan transmisi COVID-19 terkait terdapatnya kemungkinan transmisi SARS-CoV-2 melalui airborne walaupun tanpa terdapatnya tindakan atau prosedur medis yang menghasilkan aerosol.

WHO pun mengeluarkan panduan terbaru terkait cara transmisi SARS-CoV-2. Perbedaan signifikan penularan airborne dan droplet yaitu airborne dapat menular pada jarak > 1 meter sedangkan droplet < 1 meter dan airborne bertahan lama di udara. Sedangkan droplet tidak bertahan lama di udara.

Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR

mengatakan, hal tersebut tentu sangat berimplikasi terhadap cara pencegahan dan pengendalian terhadap COVID-19 karena transmisi airbone dan droplet sangat berbeda.

Penularan secara airborne pun terjadi pada kondisi ruang tertutup (indoor), ramai dan ventilasi yang kurang baik. "Namun, WHO belum menyatakan secara pasti jika COVID-19 menular secara airborne," jelas dia dalam keterangan tertulisnya.

Meski begitu, dengan terdapatnya risiko penularan secara airborne, terutama pada ruangan tertutup, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menghimbau 6 langkah pencegahan, yakni:

1. Masyarakat tetap waspada dan tidak panik.

2. Menghindari keramaian baik itu tempat tertutup maupun tempat terbuka.

3. Menggunakan masker dimana saja dan kapan saja bahkan dalam ruangan.

4. Menciptakan ruangan dengan ventilasi yang baik (jendela dibuka sesering mungkin)

5. Tetap menjaga kebersihan tangan serta hindari menyentuh wajah sebelum cuci tangan

6. Tetap menjaga jarak pada aktivitas sehari-hari.

"Semoga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk melindungi diri sendiri, keluarga dan masyarakat Indonesia secara umum," tuturnya

(mrt)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini