Mbah Lindu Meninggal, William Wongso Kenang sang Maestro Gudeg Legendaris Yogyakarta

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 13 Juli 2020 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 298 2245698 mbah-lindu-meninggal-william-wongso-kenang-sang-maestro-gudeg-legendaris-yogyakarta-fSwzuNhiyE.jpg Mbah Lindu meninggal dunia (Foto : @jogjaistimewa/Instagram)

Penjual gudeg tertua di Yogyakarta, Mbah Lindu telah meninggal dunia. Meski demikian, kuliner lezat buatannya telah melekat di hati para pelanggannya sejak berpuluh-puluh tahun.

Melalui channel YouTube-nya, Chef Senior Indonesia, William Wongso, membagikan sedikit dokumentasi bersama Mbah Lindu semasa hidup. Chef William mengaku sangat kaget dengan semangat dan ketekunan yang dimiliki seorang Mbah Lindu

“Saya kaget gitu, kok masih ada orang ibu yang menjual satu jenis makanan selama 80 tahun lebih di tempat yang sama. Saya langsung bilang ini harus masuk Guinness Book of Record,” terang Chef William Wongso, Senin (13/7/2020).

Mbah Lindu

Menurut Chef William, tidak ada orang di dunia yang setiap harinya masih berjualan makanan di seusia Mbah Lindu. Bahkan, Mbah Lindu juga masih memasak sendiri makanan jualannya.

Baca Juga : Legenda Gudeg Jogja Mbah Lindu Meninggal, Simak 4 Faktanya

Ia bahkan menceritakan makanan buatan almarhum Mbah Lindu memiliki rasa khas. Cita rasa yang khas tersebut menurut William Wongso mampu membuat siapa saja suka dengan gudeg.

“Banyak yang kurang suka gudeg, makan di Mbah Lindu dia bilang dia suka. Ini gudegnya suka. Bahkan orang Jerman yang melihat pada awalnya cara saji begitu dianggap kurang higienis semua pakai tangan, akhirnya bisa nambah,” tuturnya.

Khawatir tak ada penerus

William Wongso mengaku semangat yang dimiliki oleh seorang Mbah Lindu sangatlah besar. Terlebih di usianya yang sudah tidak muda lagi, ia masih terus berjuang mencari pundi-pundi rupiah dengan berjualan.

“Karena saya melihat spirit. Spiritnya seorang ibu, coba bayangkan. Kita enggak bisa bayangin usia 97 tahun masih kerja. Narik kayu bakar semua dengan udara yang panas gitu tuh,” terang William.

Lebih lanjut William mengaku sangat miris melihat kondisi Mbah Lindu semasa hidupnya. Ia khawatir kemampuan memasak gudeg legendaris yang telah ada selama berpuluh-puluh tahun akan hilang akibat tidak memiliki penerus.

“Miris saya kalau lihat situasi seperti itu. Ini mau berapa lama dia tahan gitu? Dengan umur segitu. Saya cuma khawatir enggak ada penerusnya. Banyak makanan-makanan itu abis karena tidak ada penerusnya,” kenangnya.

(hel)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini