Cegah Penularan Covid-19, Hotel Ini Gunakan Robot sebagai Room Service

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 13 Juli 2020 16:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 406 2245509 cegah-penularan-covid-19-hotel-ini-gunakan-robot-sebagai-room-service-gUQhwYtx4X.jpg Robot digunakan sebagai room service (Foto : Metro.co.uk)

Sebagian negara telah membuka kembali pintu pariwisata setelah sempat ditutupi selama kurang lebih empat bulan. Tak hanya objek atau destinasi wisata saja, restoran maupun hotel pun sudah beroperasi kembali tentunya dengan sejumlah peraturan baru dan protokol kesehatan yang ketat.

Seperti yang dilakukan oleh sebuah hotel di California, Amerika Serikat. Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, Hotel Trio di Healdsburg berinisiatif menggunakan robot sebagai salah satu 'amunisi' mereka.

Robot yang diberi nama Rosé itu mengemban beberapa tugas yang biasanya dilakukan oleh room service. Mulai dari mengantarkan makanan dan wine ke kamar tamu, hingga membersihkan ruangan setelah selesai digunakan.

Robot Room Service

Seperti robot pada umumnya, Rosé juga dibekali sistem navigasi sehingga dia dapat menemukan kamar yang dituju tanpa bantuan manusia. Namun tugas utamanya adalah mengantarkan produk wine lokal terbaik kepada para tamu, mengingat Healdsburg sendiri menjadi salah satu produsen wine terbesar di kawasan Sonoma, California.

Ada beberapa pabrik anggur di dekat hotel ini yang bisa dikunjungi wisatawan seperti Dry Creek Vineyard, Flanagan Winery, dan Francis Ford Coppola Winery.

"Inovasi ini memang sengaja kami luncurkan demi memberikan pelayanan maksimal kepada pengunjung. Dan kami sangat bangga memiliki Rose," kata Direktur Hotel Trio, Brooke Ross, seperti dikutip dari Sonoma Magazine.

Baca Juga : Reynold Poernomo Bikin Dessert ala Harry Potter, Juri MasterChef Australia Terpukau!

Selain menggunakan robot, pihak hotel juga telah mengimplementasikan protokol kesehatan yang cukup ketat. Termasuk kewajiban mengenakan masker dan melakukan sterilisasi ruangan secara rutin.

Pasalnya, menurut data yang dikeluarkan pemerintah setempat per Jumat 8 Juli 2020, jumlah kasus Corona di California masih terbilang tinggi yakni, 296.499 orang, dengan 6.771 di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Demikian dilansir dari Metro.co.uk, Senin (13/7/2020).

(hel)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini