Vaksin TBC Terbukti Efektif untuk Covid-19?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 13 Juli 2020 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 481 2245519 vaksin-tbc-terbukti-efektif-untuk-covid-19-1t7ErBH9qc.jpg Vaksin BCG (Foto : Thesun)

Pemerintah Inggris memberikan vaksin Tuberkulosis (TBC) ke ribuan anak sekolah dengan tujuan memberi proteksi dari virus corona penyebab Covid-19. Tindakan ini dilakukan berdasar fakta penelitian bahwa vaksin TBC efektif untuk mencegah virus corona.

Vaksin dengan nama Bacillus Calmette-Guerin (BCG) pertama kali diproduksi pada 1924 dan diberikan kepada anak sekolah di Inggris sampai 2005. Nah, vaksin ini digunakan untuk meningkatkan kekebalan tubuh pada bakteri TB penyebab infeksi paru-paru.

Menurut laporan The Sun, peneliti mendapatkan fakta bahwa ada kaitan antara penggunaan vaksin TBC dengan penurunan angka kematian. Dengan fakta tersebut, ada kemungkinan bahwa vaksin TBC bekerja baik menghalau kematian pasien Covid-19.

Hal tersebut pun dibenarkan dalam penelitian terbaru. Ya. penelitian yang dilakukan Asistem Profesor Luis Escobar dari College of Natural Resources and Environtment dan dua rekannya dari National Institutes of Health menjelaskan, pada pasien TBC, vaksin tersebut punya efektivitas 10 persen, sedangkan pada pasien Covid-19 angka efektivitasnya 10,4 persen mencegah kematian.

Vaksin BCG

Hasil penelitian ini didapat setelah para peneliti mengambil perbedaan dalam sosial, ekonomi, dan demografi setiap negara. Karenanya dipastikan hasilnya belum bisa digeneralisasi seluruh negara.

“Studi epidemiologi ini menilai keterkaitan antara vaksin TBC dengan angka kematian akibat Covid-19,” tulis Escobar dalam hasil penelitian.

Baca Juga : Bali Buka Pariwisata Internasional 11 September, Australia Belum Izinkan Turisnya Berkunjung?

Dia menerangkan, pada awal penelitian ini melihat bahwa negara dengan kasus TBC tinggi mulai turun angka kematiannya setelah mendapatkan vaksin TBC ini. Namun, pernyataan itu tak berlaku untuk semua negara.

“Pada kasus Guatemala misalnya, di negara itu banyak anak mudanya dibandingkan dengan Italia. Dengan fakta tersebut, tentu kami harus membuat penyesuaian terhadap data untuk mengakomodasi perbedaan tersebut,” tambah Escobar.

Perlu dipahami, penggunaan vaksin TBC adalah untuk melindungi tubuh dari keparahan Covid-19 dengan merangsang kekebalan dan membuat tubuh merespons dengan cepat terhadap virus berbahaya.

Ia pun menekankan bahwa temuannya ini masih sangat awal dan karena itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendukung hasil yang sudah ada ini. Dengan begitu, akan ketahuan langkah apa yang selanjutnya akan diambil para peneliti.

Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat tidak ada bukti sampai saat ini bahwa vaksin TBC dapat melindungi orang dari infeksi Covid-19. Selanjutnya, WHO pun melarang masyarakat menggunakan vaksin TBC dengan tujuan mencegah Covid-19.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini