Berkaca dari Kematian Kelly Preston, Jangan Tunda Skrining Kanker Payudara Meski Pandemi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 14 Juli 2020 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 481 2246168 berkaca-dari-kematian-kelly-preston-jangan-tunda-skrining-kanker-payudara-meski-pandemi-GtouuzrRGw.jpg Kelly Preston (Foto: Wall Street Journal)

Kabar duka datang datang dari keluarga John Travolta. Istrinya yang bernama Kelly Preston meninggal dunia karena kanker payudara.

Menurut informasi, Kelly Preston sudah bertarung dengan kanker payudara selama dua tahun sebelum meninggal dunia. Fakta ini menjadi catatan penting untuk semua perempuan, bahkan para ahli mendesak perempuan untuk tidak menunda skrining kanker payudara tahunan meski sekarang harus bertaruh dengan pandemi.

 skrining kanker payudara penting dilakukan

"Jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat dan ini membuat pasien tidak datang untuk skrining," kata Dr. Stephanie Bernik, Kepala Layanan Payudara di Mount Sinai West dan Associate Professor of Surgery di Icahn School of Medicine di Mount Sinai, pada Harpers Bazaar.

Sedihnya lagi, ketika angka kenaikannya tidak signifikan, kata dr Bernik, tetap saja para perempuan tidak datang ke rumah sakit. "Pasien tetap ragu untuk melakukan skrining rumah sakit," sambungnya.

dr Bernik menegaskan, ketika seorang perempuan menunda skrining, maka konsekuensinya akan semakin besar. "Kami melakukan skrining dengan tujuan menemukan kanker sebelum menjadi masalah. Nah, kalau ditunda dan kanker benar ada di payudara, itu akan memperburuk kondisi kesehatan," kata dia.

Jadi, cara ideal untuk menemukan kanker adalah sebelum Anda benar-benar dapat merasakannya. Karena itu skrining menjadi hal yang tak bisa ditunda sekalipun di tengah pandemi.

Pada awal Maret, Kelompok Manajemen Penyakit Kanker Payudara, Pusat Kanker Perlmutter di NYU Langone Health pernah merekomendasikan para perempuan untuk menunda skrining. Alasannya cukup jelas, supaya para perempuan tidak terinfeksi Covid-19 di rumah sakit.

Namun sekarang yayasan ini mendorong wanita dalam kondisi kesehatan baik untuk tidak menunda datang ke rumah sakit untuk melakukan skrining.

 Baca juga: 3 Hal yang Terjadi Jika Kamu Terjebak Masa Lalu, Berusahalah Move On!

"Kantor, klinik, dan rumah sakit dikelola dengan hati-hati untuk memastikan keselamatan pasien, sehingga melakukan skrining tidak dibayang-bayangi ketakutan akan terinfeksi virus corona," tambah Sylvia Adams, Direktur Penelitian Klinis, Kelompok Manajemen Penyakit Kanker Payudara, Pusat Kanker Perlmutter di NYU Langone Health.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini