Stres di Tempat Kerja Dapat Menyebabkan Depresi hingga Kematian

Anabel Lerric, Jurnalis · Rabu 15 Juli 2020 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 481 2246816 stres-di-tempat-kerja-dapat-menyebabkan-depresi-hingga-kematian-Y3spODRzA9.jpg Stres di tempat kerja (Foto: India Times)

Banyak ahli yang telah meneliti resiko kesehatan yang ditimbulkan oleh stres di tempat kerja. Kebanyakan para ahli setuju dengan lingkungan kerja yang terlalu berat dapat menimbulkan stres, merugikan kesehatan mental seseorang, bahkan dapat menyebabkan penyakit psikologis yang serius seperti depresi dan kecemasan karena kerja penuh tekanan.

Menurut penelitian di Universitas Indiana di AS, stres yang dikombinasikan dengan ketidakmampuan mengontrol pekerjaan, dan kemampuan kognitif yang lebih rendah bisa menimbulkan depresi bahkan kematian.

 stres di tempat kerja

Penelitian ini diambil dari data yang dikumpulkan dari 3.148 peserta yang merupakan penduduk Wisconsin, AS. Para peneliti menyimpulkan temuan yang mengejutkan soal stres di tempat kerja. Bahkan selama studi 20 tahun, 211 orang yang terlibat dalam penelitian itu meninggal.

Seperti dilansir dari Times of India, Rabu (15/7/2020), di sisi lain, para peneliti menemukan bahwa ketika pekerja memiliki kontrol lebih besar atas tanggung jawabnya di tempat kerja, bekerja di bawah tekanan, malah menghasilkan hasil dan kesehatan yang lebih baik.

Menurut Erik Gonzalez-Mule dari Universitas Indiana, AS, ketika tuntutan pekerjaan lebih besar dari kontrol yang diberikan oleh pekerjaan atau kemampuan individu untuk menangani tuntutan itu maka akan ada penurunan kesehatan mental dan kemungkinan kematian akan terjadi.

Penulis utama penelitian tersebut, Erik Gonzalez-Mule dari Universitas Indiana menjelaskan, di masa pandemi saat ini, banyak yang bekerja di bawah tekanan.

Baca juga: Indahnya Pemandangan Slope Point, Penuh dengan Pohon-Pohon Aneh yang Memikat

“Covid-19 mungkin menyebabkan lebih banyak masalah kesehatan mental. Jadi sangat penting bahwa pekerjaan saat ini tidak memperburuk masalah-masalah itu," ujar Erik Gonzalez-Mule.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini