Hari Ular Sedunia, Ini Manfaat Ular bagi Umat Manusia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 612 2247292 hari-ular-sedunia-ini-manfaat-ular-bagi-umat-manusia-rzi5CfIpBS.jpg Ular (Foto: Snake Fandom)

Hari Ular Sedunia diperingati setiap 16 Juli 2020. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan beragam spesies reptil di seluruh dunia. Bagi sebagian orang, ular dianggap mengerikan, tapi sebenarnya hewan melata ini memiliki banyak manfaat.

Melansir dari Nature, Kamis (16/7/2020), seorang pekerja di shelter anjing di Florida pernah mengusir ular yang tinggal di celah-celah bangunan. Tak lama datanglah hama tikus yang menyerang. Tikus tersebut membuat kerusakan struktural dan memakan ratusan pon makanan anjing.

"Populasi tikus meledak. Butuh dua tahun, ratusan orang, ratusan jam, dan ribuan dolar untuk mengendalikan tikus dan memperbaiki kerusakan struktural,” lapor seorang ahli biologi negara bagian tersebut.

Ular

Biaya ekonomi untuk menghilangkan hama tikus sangat besar. Tapi sebelum hama tersebut menyerang, ular sering kali dibenci dan ditakuti. Bahkan banyak dari mereka yang dibunuh tanpa alasan. Padahal menyimpan ular di sekitar rumah atau kebun dapat mengendalikan hama, seperti tikus.

Beberapa spesies ular yang tidak berbahaya bagi manusia akan memangsa ular berbisa sehingga mengurangi potensi gigitan yang mematikan. Di beberapa bagian dunia, manfaat ular sekarang telah diakui.

Vietnam misalnya, ahli biologi memperkenalkan kembali ular pemakan tikus ke beberapa desa dalam upaya melindungi gandum yang dipanen. Sementara di India, ular-ular tertentu disimpan sebagai jimat keberuntungan karena mereka dipercaya dapat mengusir kobra yang mematikan.

Ahli biologi di Amerika Serikat, menyebarkan berita tentang poin penting ular dalam upaya untuk melindungi predator ini. Seekor ular hitam bisa memakan lusinan tikus dalam kurun waktu setahun. Tapi tidak setiap ular memakan hama.

Beberapa ular banyak yang berevolusi untuk memakan mangsa tertentu. Gopher snakes atau yang disebut bullsnakes misalnya, kebanyakan memangsa tikus, tetapi juga memakan burung, telur, dan beberapa kadal. Boa karet dikenal untuk memakan ular, tikus, burung, dan kadal lainnya, serta cacing, siput, dan serangga.

Baca juga: 4 Potret Liburan Manja Hana Hanifah ke Bali hingga Italia

Ular hognosa, terkenal karena kemampuannya untuk menakuti penyerang dan kemudian pura-pura mati jika tidak berhasil mendapatkan mangsanya. Mereka akan memangsa kodok sebagai makanan utamanya. Ular kecil, seperti ular hijau, ular garter, dan ular berleher cincin, berburu serangga.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini