Share

Viral Perempuan di Tasik Hamil 1 Jam Lahirkan Bayi, Apa Itu Cryptic Pregnancy?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 21 Juli 2020 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 481 2249634 viral-perempuan-di-tasik-hamil-1-jam-lahirkan-bayi-apa-itu-cryptic-pregnancy-SgafRVGEyx.jpg Ilustrasi ibu hamil (Foto : Boldsky)

Baru-baru ini, kasus mendadak hamil selama satu jam yang dialami Heni Nuraeni (28) menjadi viral. Perut perempuan asal Tasikmalaya tersebut membesar selama satu jam dan kemudian melahirkan seorang anak laki-laki.

Ia mengaku, sebelum anaknya lahir, ia tidak pernah mengalami gejala atau tanda kehamilan seperti pada umumnya. Bahkan, kata dia, selama sembilan bulan terakhir, dia secara teratur mengalami menstruasi.

Menurut keterangan Kepala Seksi (Kasi) Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Reti Zia mengatakan, proses melahirkan bayi tanpa merasakan kandungan di wilayahnya baru terjadi kali ini.

Namun, di dunia medis memang pernah terjadi dan kasus itu disebut cryptic pregnancy. Kasus ini terbilang langka karena hanya terjadi satu kasus dari ratusan kasus kehamilan.

Ibu Hamil

Ibu dan bayinya sehat setelah melahirkan bayi di Tasikmalaya (foto: Asep/iNews)

Melansir Healthline pada Selasa (21/7/2020), cryptic pregnancy juga disebut kehamilan samar atau tersembunyi. Kehamilan samar tidak bisa terdeteksi karena tidak menunjukkan gejala kehamilan pada umumnya.

Baca Juga : Cek Fakta, Kerja Lembur Tingkatkan Risiko Terinfeksi Covid-19?

Di Amerika serikat, wanita yang mengalami Cryptic pregnancy baru sadar kalau dirinya hamil setelah 5 hingga 12 minggu setelah pembuahan.

Jika Anda hamil tetapi tidak menyadarinya, gejala kehamilan yang hilang dapat menambah kebingungan. Terutama jika Anda belum pernah hamil sebelumnya, mudah untuk menghilangkan gejala kehamilan seperti gerakan janin, sedikit kenaikan berat badan, dan kelelahan akibat pilihan makanan atau gaya hidup.

Rendahnya kadar hormon kehamilan juga dapat membuat Anda tidak menyadari jika Anda sedang hamil. Karena mungkin saja Anda tidak mengalami mual, pembengkakan payudara, serta mood swing atau perubahan suasana hati yang mendadak.

Ada beberapa penyebab umum mengapa seseorang bisa berbulan-bulan tak menyadari keberadaan bayi dalam kandungannya.

Hamil

(Foto Ilustrasi)

1. Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) atau sindrom ovarium polikistik. Kondisi ini dapat membatasi kesuburan, membuat ketidakseimbangan hormon, dan menyebabkan menstruasi yang tidak teratur.

2. Perimenopause. Ini adalah waktu antara haid mulai tidak teratur dan henti haid secara permanen (menopause). Tanda kehamilan seperti kenaikan berat badan dan fluktuasi hormon bisa mirip dengan tanda perimenopause.

3. Program KB. Mengonsumsi pil KB atau alat kontrasepsi (IUD) dapat membuat Anda merasa yakin bahwa kehamilan adalah sesuatu yang mustahil. Meski kedua cara ini terbilang efektif, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa bisa saja Anda hamil.

4. Mengabaikan peluang hamil pasca melahirkan. Karena masa menyusui dan faktor hormon, tubuh bias menunda ovulasi dan haid selama beberapa bulan setelah melahirkan. Fakta ini mungkin membuat Anda mengecilkan tanda-tanda kehamilan sebagai postpartum biasa.

5. Aktivitas fisik. Aktivitas fisik seperti atlet juga bisa mengakibatkan haid tertunda selama beberapa bulan. Orang yang melakukan olahraga intensitas tinggi juga dapat membuat kadar hormon tertentu menjadi rendah sehingga makin sulit mendeteksi kehamilan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini