Hari Anak Nasional, Tips Atasi Anak Suka Lupa Waktu Bermain dan Cepat Bosan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 196 2250394 hari-anak-nasional-tips-atasi-anak-suka-lupa-waktu-bermain-dan-cepat-bosan-H1DdmRKyVa.jpg Tips bermain dengan anak (Foto : Parenting)

Proses bermain memiliki banyak dampak positif bagi proses tumbuh kembang seorang anak. Meski demikian ada kalanya anak menjadi keseringan untuk bermain hingga lupa waktu. Jika kondisi ini terjadi, maka anak akan menjadi ketergantungan dan tidak mau menjalankan kewajibannya dengan baik.

Ketua Ikatan Psikologi Klinis Indonesia, Anna Surti Ariani, S.Psi, M.Si mengatakan peran serta orangtua dalam mengatur waktu bermain anak sangat diperlukan. Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh orangtua adalah membuat jadwal bermain yang tepat bagi buah hatinya.

“Memberikan jadwal sangat penting. Biasanya akan jauh lebih mudah jika kita mengomunikasikan hal ini kepada anak tentang jadwal bermain. Kalau sudah ada jadwal yang jelas dan telah disepakati maka anak akan tahu kapan akan bermain,” terang Anna dalam acara ‘#mainyuk dari rumah bareng Paddle Pop’ Rabu 22 Juli 2020.

Main Bareng Anak

Baca Juga : Berkenalan dengan Nina Agustin, Dokter Gigi Cantik Asal Malang Trendsetter APD Fashionable

Lebih lanjut Anna mengatakan pengaturan waktu bermain yang paling sederhana bisa dilakukan dengan menggunakan jadwal jam dinding. Seperti dengan namanya, orangtua bisa memerintahkan anak untuk berhenti bermain dengan bantuan jarum panjang pada jam. Cara ini juga akan membentuk anak menjadi lebih disiplin dalam bermain.

“Biasa saya menggunakan jadwal jam dinding. Misalnya mengatakan jika jarum panjang ke angka 12 maka harus stop bermain dan melakukan aktifitas lainnya. Anda bisa menyebut mereka masih boleh bermain asal masih berada dalam koridor,” tuturnya.

Cepat bosan, bagaimana agar bermain bersama anak efektif?

Bermain memang memiliki banyak manfaat positif bagi proses tumbuh kembang seorang anak. Namun saat ini tidak semua orangtua tahu cara bermain yang efektif bersama anak.

Menurut Anna Surti Ariani, terkadang proses bermain anak membutuhkan ide-ide kreatif dari orangtua. Oleh sebab itu peran serta orangtua sangat diperlukan untuk proses tumbuh kembang seorang anak.

“Kadang saat anak sedang bosan parah seringkali tidak ada ide untuk bermain. Ketika orangtua memberikan ide, prosesnya seperti memasukkan sesuatu ke dalam kepala anak. Namun seringkali mereka punya banyak ide tapi tidak bisa mengeluarkan dan mengekpresikannya,” ungkap Anna.

Main Bareng Anak

Oleh sebab sangat penting bagi orangtua untuk mendengarkan dan memperhatikan setiap jawaban yang diberikan oleh anak. Dengan mendengarkan jawaban dari seorang anak, maka ide-ide yang selama ini tidak dapat dikomunikasikan dengan baik akan muncul sehingga proses bermain bisa menjadi lebih efektif.

“Selain itu anak juga merasa didengarkan dan mereka akan merasa diterima oleh orangtua jadi hubungannya lebih baik lagi. Permainan akan efektif jika kita bisa mengeluarkan ide yang ada di kepala anak dengan sesi bertanya dan menjawab dari sang anak,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini