BAB Berdarah? Coba Atasi dengan 7 Bahan Alami Ini

Anabel Lerric, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2020 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 481 2250390 bab-berdarah-coba-atasi-dengan-7-bahan-alami-ini-yNw5IqWM10.jpg Toilet (Foto: Pixabay)

Kita harus menjaga saluran pencernaan agar buang air besar (BAB) lancar dan tubuh sehat. Namun kamu mungkin pernah mengalami BAB berdarah.

Jika iya, maka kasus tersebut secara medis dikenal sebagai pendarahan dubur atau hematochezia yang dimana akan mengalir darah merah segar melalui anus yang bercampur dengan tinja.

Kondisinya bisa ringan hingga berat. Pada kondisi yang ringan akan mengeluarkan sedikit darah dalam tinja (biasanya hanya beberapa tetes) mengalir dengan sendirinya. Jika sudah masuk ke fase yang berat, BAB berdarah dapat mengakibatkan kondisi yang serius dan berakibatkan fatal dan memerlukan perawatan medis segera.

Penyebab yang terjadi pun beragam. Bisa wasir internal, kanker usus besar, divertikulitis, penyakit radang usus dan polip remaja yang dapat menyebabkan darah dalam tinja.

Dilansir dari Boldsky, terdapat obat rumahan yang dapat mengobati kasus yang ringan atau yang tidak menyakitkan. Berikut Okezone sudah merangkum obat rumahan untuk BAB berdarah.

 sering minum air putih

1. Air putih

Minum air putih yang cukup dapat mengendurkan tinja dan membuatnya mudah untuk keluar. Darah dalam tinja disebabkan oleh wasir atau fistula anus. Jika kekurangan air dalam tubuh, maka dapat mengeraskan tinja. Oleh karena itu, karena tekanan selama buang air besar, tinja yang keras menyebabkan mikro-air di kulit dekat anus atau di lapisan usus yang menyebabkan pendarahan. Oleh karena itu, minumlah air sekitar 2,5 hingga 3 liter air sehari.

2. Madu

Jika penyebab pendarahan adalah infeksi atau kondisi lain yang menyebabkan gatal dan luka pada dubur, madu dapat membantu meredakan gejala-gejala ini. Karena madu adalah obat alami untuk luka dan memiliki efek antibakteri. Jadi, madu dapat membantu mengurangi rasa sakit, gatal, serta pendarahan dubur.

 

3. Es batu

Es Batu dapat membantu mengurangi pendarahan dengan menyempitkan otot dan mengurangi aliran darah juga mengurangi perdarahan rektum serta gejala terkait lainnya. Karena sifat es batu itu sendiri yang dapat membantu mengurangi peradangan serta meredakan rasa gatal dan nyeri. Kamu bisa melakukannya dengan cara membungkus es batu menggunakan selembar kain atau kantong plastik dan oleskan pada daerah yang gatal atau nyeri, tidak lebih dari 20 menit.

 Baca juga:  Begini Cara Bikin Anak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

4. Yoghurt

Yoghurt adalah probiotik yang membantu pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Ini dapat membantu mengobati kasus pendarahan dubur ringan, karena yoghurt dapat menurunkan pendarahan gastrointestinal dari usus besar. Cobalah untuk memasukkan yoghurt dalam jumlah banyak ke dalam makanan kamu.

5. Garam Epsom

Garam Epsom (magnesium sulfat) telah digunakan sejak berabad-abad untuk berbagai penyakit. Ini dapat membantu memberikan bantuan sementara dari radang dan rasa sakit. Garam epsom juga merupakan pencahar yang mengendurkan tinja dan meningkatkan pergerakan usus. Kamu bisa memakainya dengan cara mengisi air hangat di bak mandi, lalu tambahkan sekitar secangkir garam epsom dan rendam di bagian dubur selama sekitar 10-20 menit.

6. Gooseberry India

Amla atau gooseberry India adalah tanaman Ayurvedic yang penting dengan banyak manfaat terapi. Ini mengandung jumlah serat yang tinggi dan dapat meningkatkan pergerakan usus. Dalam sebuah penelitian, telah menunjukkan penurunan yang signifikan dalam perdarahan rektum, rasa sakit saat buang air besar dan pewarnaan. Konsumsilah Amla segar berukuran sedang setiap hari, setidaknya selama dua kali seminggu.

7. Lidah Buaya

Lidah buaya dapat membantu mengurangi rasa sakit, gatal, saraf radang, dan infeksi pada dubur. Gel lidah buaya dianggap sebagai pengobatan sementara terbaik untuk pendarahan dubur. Karena lidah buaya sendiri adalah pencahar alami yang dapat mengendurkan tinja dan meningkatkan pencernaan. Minum jus lidah buaya dalam jumlah yang cukup setiap hari. Kamu juga bisa mengekstrak gel lidah buaya dari daunnya dan mengoleskannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini