Hari Anak Nasional, seperti Apa Ya Ciri-Ciri Anak Aktif dan Sehat?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 196 2250989 hari-anak-nasional-seperti-apa-ya-ciri-ciri-anak-aktif-dan-sehat-oO9IWr7bRz.jpg Ilustrasi. (Freepik)

MEMILIKI anak yang aktif merupakan dambaan setiap orangtua. Anak aktif biasa ditandai dengan anak yang riang gembira, bebas melakukan ekspresi, menikmati setiap gerakan tubuhnya, serta mampu mengelola emosi dengan baik.

Namun tak sedikit orangtua mengerti ciri anak aktif dan justru menuntut anak dengan cara yang salah. Jangan sampai hal ini terjadi, karena bisa membuat anak merasa terpaksa dan mengganggu tumbuh kembangnya. 

anak

Psikolog Anak dan Keluarga Astrid WEN mengatakan, memiliki anak aktif tak lepas dari peran kedua orangtuanya. Ada faktor-faktor yang perlu diperhatikan untuk mendukung anak aktif.

Baca Juga: 5 Tampilan Hypebeast Rafathar Super Kece, The Real Anak Sultan Andara!

"Apakah gizinya sudah terpenuhi? Apakah ventilasi di rumah sudah baik? Adakah budaya literasi dalam pendidikan? Adakah budaya kekerasan dalam rumah tangga?" kata Astrid dalam acara Lindungi Anak Indonesia Dengan Daya Tahan Tubuh Yang Optimal bersama Kalbe Farma pada Kamis (23/7/2020).

Keempat faktor tersebut, lanjut Astrid, sangat berkaitan. Jika pemenuhan gizi, sirkulasi udara, budaya literasinya sudah baik, tetapi jika ada kekerasan antara suami dan istri, itu juga bisa menghambat tumbuh kembang anak untuk menjadi aktif.

"Contohnya, ketika salah satu orangtua selalu melakukan kekerasan terhadap pasangannya, maka anak akan merasa tidak aman dan terancam meskipun di rumahnya sendiri. Karena si anak akan berpikir, 'hari ini ibu diapain ya sama ayah?' atau sebaliknya," tutur Astrid.

Selain faktor tersebut, Astrid mengatakan, perhatikan waktu yang sudah orangtua luangkan untuk si anak. Apakah orangtua sudah melakukan kegiatan bersama anak secara rutin? Karena melakukan kegiatan bersama secara rutin dapat membentuk regulasi diri yang baik.

"Lalu saat melakukan kegiatan bersama anak, buatlah situasi yang menyenangkan. Perhatikan juga senyuman, tatapan mata, intonasi suara, serta sentuhan kita terhadap anak," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini