Ini Bahaya Sinar UV Selain Kanker Kulit

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 25 Juli 2020 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 481 2251457 ini-bahaya-sinar-uv-selain-kanker-kulit-LBzInCtyOV.jpg Ilustrasi sinar matahari (Foto: Shutterstock)

Sinar ultraviolet (UV) menciptakan radiasi UV yang merupakan jenis elektromagnetik. Sinar tak kasat mata ini adalah bagian dari energi yang berasal dari matahari.

Emisi radiasi UV bisa sangat merusak kulit Anda. Di antaranya menyebabkan keriput, bintik hitam, dan masalah kesehatan lainnya.

Meskipun fenomena kulit terbakar adalah iritasi sementara, namun ini dapat meninggalkan kerusakan jangka panjang. Melansir Boldsky pada Sabtu (25/7/2020), berikut bahaya yang bisa ditimbulkan oleh sinar UV.

Sinar matahari 

Baca juga: Pakai Baju Ketat, Kepoin Gaya Pesepeda Cantik Corrine asal Korea

Kanker kulit

Sebagian besar kasus kanker kulit disebabkan oleh hasil paparan sinar UV. Tidak menggunakan pelindung dapat menyebabkan kulit terpapar radiasi UV.

Jenis kanker kulit yang dihasilkan dari paparan radiasi UV adalah melanoma. Penyakit ini menyumbang sekitar 3 persen dari kasus kanker kulit dan menyebabkan lebih dari 75 persen kematian akibat kanker kulit. Paparan UV dan sengatan matahari adalah faktor risiko utama dan tidak semua melanoma secara eksklusif terkait dengan matahari.

Katarak

Katarak merupakan kondisi mata yang menyebabkan penglihatan Anda menjadi kabur. Pada beberapa kasus, katarak juga bisa menyebabkan kebutaan. Studi menunjukkan bahwa paparan radiasi UV meningkatkan risiko katarak tertentu.

Selain katarak, paparan radiasi UV dapat menyebabkan kerusakan pada mata dan penglihatan Anda, seperti pertumbuhan jaringan yang dapat menghalangi penglihatan (pterygium), kanker kulit di sekitar mata dan degenerasi makula.

Mengurangi sistem kekebalan tubuh

Terlalu banyak terkena paparan radiasi UV dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan pertahanan alami kulit sehingga kulit Anda jadi mudah terkena infeksi.

Sinar matahari 

Penuaan dini

Paparan kronis terhadap radiasi UV dapat menyebabkan gangguan kulit seperti keratosis aktinik dan penuaan dini pada kulit.

Keratosis aktinik berkembang pada area tubuh yang terpapar sinar matahari, seperti wajah, tangan, lengan dan leher dan menyebabkan pertumbuhan yang meningkat, kemerahan, dan bertekstur kasar.

Sinar UV juga menyebabkan kulit menjadi tebal, berkeriput, dan kasar yang dapat mengakibatkan penuaan dini. Namun tindakan ini dapat dicegah seperti menggunakan tabir surya dan menghindari paparan sinar radiasi UV.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini