3 Permainan Jadul yang Mulai Dilupakan, Kangen Enggak Sih?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 612 2251539 3-permainan-jadul-yang-mulai-dilupakan-kangen-enggak-sih-FWJ4sHijov.jpg Anak main congklak. (Foto: Kevin Bzezovski)

SEBELUM adanya teknologi seperti gadget, anak-anak cenderung bermain di luar rumah. Mereka melakukan permainan jadul bersama teman-teman sesuai dengan ciri khas masing-masing daerah.

Penting bagi kita untuk mengingat dan melestarikan permainan ini sebagai budaya tradisional. Karena jika anak-anak masa kini tak dikenalkan dengan permainan jadul ini, maka lama-kelamaan bisa punah.

Dirangkum Okezone Jumat (24/7/2020), berikut tiga jenis permainan jadul daerah yang saat ini sudah mulai dilupakan. Apa saja ya?

Dolanan blarak

dolanan

Dolanan blarak atau bermain daun kelapa ini merupakan permainan tradisional di Jawa Tengah. Anak-anak bermain dengan daun kelapa dan membuatnya menjadi barang-barang yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya seperti sapu lidi dan wayang.

Baca Juga: Pakai Baju Ketat, 4 Pesona Maria Vania Makin Aduhai

Mengutip situs Jatengprov.go.id, blarak yang dibuat menjadi wayang umumnya dimainkan secara bersama-sama dengan tarian. Tarian itu menggambarkan bentuk permainan tradisional masa lalu dengan media blarak yang penuh imajinasi, ide, dan kreativitas.

Congklak

congklak

Congklak dimainkan hampir di seluruh daerah di Indonesia. Congklak juga dikenal dengan nama dakon di beberapa daerah.

Yang diperlukan hanyalah beberapa biji congklak dan papan permainan yang telah diberi lubang-lubang tempat menaruh biji congklak. Permainan yang dimainkan 2 orang pemain ini bagus untuk mengajarkan anak anda berhitung sekaligus menerapkan strategi agar nantinya mereka dapat berlomba mengumpulkan biji congklak sebanyak-banyaknya untuk mengungguli rival-nya.

Gobak Sodor

gobak sodor

Mengutip Indonesia Kaya, permainana gobak sodor juga dikenal dengan nama hadang. Hadang lebih populer di daerah Kalimantan Timur.

Hadang adalah permainan tradisional yang dimainkan secara beregu dengan jumlah anggota regu sebanyak 8 orang dan terdiri dari 5 orang pemain inti serta 3 orang cadangan.

Untuk bermain hadang, biasanya membutuhkan area petak persegi panjang yang mempunyai panjang lapangan 15 meter dan lebar 9 meter. Kemudian area dibagi 6 petak dengan ukuran masing-masing petak 4,5 meter x 5 meter. Pinggir lapangan sebaiknya diberi tanda dengan kapur. Garis permainan ditandai dengan garis selebar 5 cm, dan upayakan pembuatan garis tersebut tidak mudah luntur atau hilang.

Permainan hadang biasanya dilakukan dalam waktu 2 x 15 menit. Pemenang dalam permainan ini ditentukan dari besarnya nilai yang diperoleh salah satu regu, setelah permainan berakhir. Penetapan nilai diambil dari setiap pemain yang berhasil melewati garis depan sampai dengan garis belakang diberi nilai satu, dan pemain yang juga berhasil melewati garis belakang sampai dengan garis depan diberi nilai satu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini