New Normal, Guru BK Asah Bakat Anak lewat Belanjar Online

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 196 2252743 new-normal-guru-bk-asah-bakat-anak-lewat-belanjar-online-FHnC13KhFH.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

ADAPTASI Kebiasaan Baru (AKB) mengubah perilaku masyarakat, tak terkecuali di sekolah. Tak hanya guru reguler yang mengaj anak untuk belajar online guru BK (Bimbingan Konseling) juga mengasah bakat anak dengan memanfaatkan teknologi.

Rupanya teknogi menjadi solusi yang dibutuhkan para guru BK. Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa para guru BK seringkali terbentur kendala waktu dan keterbatasan sarana serta prasarana dalam melakukan tes minat bakat kepada para siswa satu per-satu.

Belum lagi untuk setiap tes yang dilakukan hasilnya pun memerlukan waktu tersendiri. Padahal, dalam laporan Aku Pintar yang diterima Okezone, peran guru BK dalam dunia pendidikan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Baca Juga: New Normal, Anak-Anak Sebaiknya Jangan Diajak Jalan-Jalan Meski Hanya ke Taman

guru

Guru BK mendampingi siswa belajar untuk mencapai kecerdasan dan kedewasaan. Dalam pengaplikasiannya, guru BK memberikan layanan bimbingan dan konseling yang penting bagi para siswa saat menemui kendala dalam proses belajar.

Untuk itu, idealnya seorang guru BK harus mampu memahami dengan baik pribadi, karakter, kekurangan, serta kelebihan dari para siswanya.

Pemahaman serupa juga harus dimiliki guru BK dalam memberikan arahan kepada siswa perihal minat bakat dan jurusan. Karenanya, pemilihan sekolah dan jurusan merupakan hal yang sangat penting terutama dalam menentukan karier dan masa depan.

"Hal tersebut harus ditentukan sejak anak di bangku SMP dan SMA dan tugas tersebut kini bisa lebih mudah dikerjakan dengan mengggunakan teknologi, yaitu Aku Pintar Guru (APG)," kata Co-Founder dan CEO Aku Pintar, Lutvianto Pebri Handoko melalui pesan tertulis yang diterima Okezone, Senin (27/7/2020).

Aplikasi khusus guru ini tentu mempermudah proses pembelajaran dalam memahami kebutuhan masing-masing anak. Tentunya juga berdasarkan hasil tes minat dan bakat anak.

Di sisi lain, Yusandi Rezki Fadhil, konselor psikologi Aku Pintar menjelaskan, tes minat dan bakat anak bisa menggunkan DISC, RIASEC, dan Multiple Intelligence.

DISC merupakan pengukuran kepribadian/Asessment tool untuk melihat & mengukur perilaku kerja berdasarkan 4 tipe kepribadian seseorang yaitu: Dominant, Influence, Steady dan Compliance. Metode ini juga dapat membantu siswa maupun guru untuk menyesuaikan cara atau metode belajar siswa untuk memaksimalkan potensi.

gugu bk

Sementara RIASEC adalah metode pemilihan karir berdasarkan 6 tipe ideal vocational yaitu Realistic, Investigative, Artistic, Social, Enterprising dan Conventional sesuai dengan kemiripan lingkungan kerja yang cocok, minat, sikap, nilai, dan preferensi peran. Tes RIASEC juga membantu siswa untuk mendapat rekomendasi penjurusan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Adapun Multiple Intelligences adalah metode yang digunakan untuk mengkategorikan kecerdasan seseorang berdasarkan 8 tipe yaitu linguistik, logika-matematika, spasial, kinestetik, musikal, interpersonal, intrapersonal dan naturalistik.

Menurut Yusandi, ketiga metode itu penting dalam perencanaan karier siswa dan biasa digunakan dalam proses rekrutmen karyawan di berbagai perusahaan.

"Setiap anak itu spesial karena memiliki karakter dan potensi masing-masing, sehingga guru diharapkan mampu memahami karakternya," tambah Yusandi.

Dengan aplikasi akan mengefektifkan aktivitas pembelajaran dengan memberikan gambaran karakter, potensi, minat bakat dari masing-masing pelajar. Selain itu, guru juga lebih mudah menyampaikan saran bagi siswa untuk dapat mencapai kariernya secara tepat di masa depan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini